alone

alone

Senin, 15 Agustus 2016

nubuwat kehancuran turki

NUBUWAT KEHANCURAN TURKI

Sekarang kami ajak anda untuk melihat nubuwat tentang kehancuran negeri TURKI yang dalam bahasa hadis di sebut qonstantiniyah atau konstantinopel. Dalam sebuah hadis dikabarkan bahwa nanti kaum muslimin akan menaklukan konstantinopel atau sekarang adalah negara Turki.

.... Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak akan terjadi hari kiamat hingga bangsa Romawi turun ke medan perang di suatu tempat bernama A'maq atau Dabiq, sehingga ada sekelompok pasukan dari Madinah yang keluar menghadapi mereka. Mereka adalah sebaik-baik penduduk bumi ketika itu. Dan tatkala mereka berhadapan, pasukan Romawi berkata:

'Biarkanlah kami memerangi orang-orang yang menawan kami! ' Kaum muslimin menjawab: 'Tidak, demi Allah, kami tidak akan membiarkan kalian memerangi saudara-saudara kami.' Maka terjadilah peperangan antara mereka. Lalu ada sepertiga yang kalah dimana Allah tidak akan mengampuni dosa mereka untuk selamanya,

 dan sepertiga lagi terbunuh sebagai sebaik-baik para syuhada' di sisi Allah, dan sepertiga lagi Allah memberikan kemenangan kepada mereka. Mereka tidak akan ditimpa sebuah fitnah untuk selamanya, lalu selanjutnya mereka menaklukkan kostantinopel. Dan ketika mereka sedang membagi-bagi harta rampasan perang dan sedang menggantungkan pedang-pedang mereka pada pohon zaitun, tiba-tiba setan meneriaki mereka 'Sesungguhnya Al Masih telah muncul di tengah-tengah keluarga kalian, ' merekapun berhamburan keluar, dan ternyata itu hanyalah kebohongan belaka. Ketika mereka mendatangi Syam, ia [dajjal] muncul. Shahih Muslim no 5157


Kita fokuskan pada sepertiga pasukan kaum muslimin yang Allah berikan kemenangan padanya. Kemudian pasukan inilah yang Rosulullah kabarkan akan menaklukan konstantinopel.

Konstantinopel atau Turki sekarang memang dalam genggaman Islam, sedangkan hadis tersebut dikabarkan bahwa kaum muslimin akan menaklukanya. Artinya apa?! artinya konstantinopel atau Turki akan segera ditaklukan terlebih dahulu oleh orang-orang kafir, dan kemudian nantinya Allah akan kuasakan kembali pada kaum muslimin untuk menaklukanya, dan merekalah sepertiga kaum muslimin yang dikabarkan dalam hadis tersebut.

Lalu kapan orang-orang kafir akan mengambil Turki dari kita?!, maka dari mata rantai yang ada menunjukan adanya waktu yang bersamaan dengan fitnah sufyani dan penaklukan Palestina. Perhatikan riwayat berikut ini.

Beberapa orang quraisy lari menuju konstantinopel. Dia (sufyani) mengirim utusan kepada pembesar romawi untuk mengirimkan mereka bersama pasukan. Merekapun dikirim dan leher mereka {orang-orang quraisy} dipenggal di dekat sebuah gerbang kota di damaskus. Via Kiamat sudah dekat Syaikh Mahir Ahmad ash-shufi hall 53

Tidak disebutkan riwayat tersebut dari mana, yang jelas semua riwayat-riwayat berkenaan dengan sufyani tak ada yang shahih, dan penggunaan riwayat-riwayat sufyani hanya untuk bahan prediksi atau pengamatan, dan karena pada riwayat-riwayat tersebut menyisakan mata rantai yang bila disambung akan terlihat adanya suatu kronologi fitnah-fitnah, terkusus fitnah sufyani dan pasukan panji-panji hitam {lihat artikel rangkuman fitnah sufyani}. Biasanya hadis-hadis fitnah yang lemah banyak tertuang dalam al-fitan Nu'aim bin Hammad.

Disini di sebutkan tentang adanya beberapa orang quraisy lari menuju konstantinopel atau Turki. Bila melihat fitnah sufyani sumbernya dari damaskus Suriah, maka wajar bila melarikan diri ke Turki/konstantinopel, karena kedua negeri tersebut berbatasan.

Larinya mereka tentu karena sufyani, artinya mereka memerangi sufyani. Kemudian di sebutkan bahwa sufyani mengirim utusan kepada pembesar romawi agar mereka ditangkap dan dikirimkan ke sufyani di damaskus suriah. Dan akhirnya mereka dikirimkan ke sufyani di damaskus dan di penggal-lah mereka.

Disebutkan disini bahwa sufyani mengirim utusan kepada pembesar romawi, dan romawi disini adalah penguasa konstantinopel atau turki. Ini disimpulkan dari awal riwayat yang menyebutkan bahwa beberapa orang quraisy lari ke konstantinopel atau turki. Artinya, larinya orang-orang quraisy ke konstantinopel atau turki setelah dikuasai oleh orang-orang kafir. maka dari itu sufyani mengutus orangya untuk mengejar mereka, yaitu orang-orang quraisy yang melarikan diri ke Turki.

disebutkan  dalam riwayat ini adalah kepada pembesar romawi, yaitu artinya turki atau konstantinopel telah dikuasai oleh orang-orang kafir dimasa sufyani. Lalu siapa orang-orang kafir disini?!

Tentunya dari apa-apa yang nampak bisa jadi RUSIA atau AMERIKA. Setidaknya ini yang nampak, walaupun tidak menutup kemungkinan oleh orang-orang romawi barat lainya, artinya makna orang-orang disini adalah negara, karena orang-orang kafir ini pasti punya pemerintahan yang dalam benak sekarang adalah negara. Kenapa amerika dan rusia yang di mungkinkan, maka tentunya yang mengikuti perkembangan akhir-akhir ini bisa menemukan alasan, kenapa kedua negeri tersebut di mungkinkan yang akan menaklukan Turki, walaupun bukan kepastian tentunya. Hal ini karena riwayat tersebut bukan hadis shahih, maka bisa jadi di masa fitnah sufyani atau di masa Al-Mahdi, wallahu a'lam.

Maka bisa jadi turki di ambil alih oleh orang-orang romawi pada saat terjadinya fitnah sufyani dan penaklukan Palestina, artinya fitnah-fitnah tersebut terjadi secara bersamaan. Dan tandanya bila telah terjadi peperangan antara orang-orang timur dengan barat. {lihat artikel rangkuman fitnah sufyani & hubungan sufyani dengan fitnah penaklukan Palestina}. Kemudian hal ini {fitnah-fitnah tersebut} di perkuat dalam sebuat hadis berikut ini.

Telah menceritakan kepada kami Abu An Nadhr telah bercerita kepada kami Al Mubarok bin Fadholah telah bercerita kepada kami Marzuq Abu 'Abdullah Al Himshi telah bercerita kepada kami Abu Asma` Ar Rohabi dari Tsauban, pelayan Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Hampir saja ummat-ummat dari segala penjuru mengerumuni kalian seperti orang-orang lapar mengerumuni piring makanan." Kami bertanya; Apakah karena saat itu kita golongan minoritas? Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Bahkan kalian saat itu banyak, tapi kalian adalah buih seperti buih sungai, rasa ketakutan telah dicabut dari hati musuh kalian dan penyakit wahn disemayamkan dalam hati kalian." Kami bertanya; Apa itu wahn? Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Cinta dunia dan takut mati." Musnad Ahmad no 21363

Dalam riwayat lain adalah benci perang, "...... Apa itu wahn wahai Rasulullah?." Rasulullah bersabda: "Kalian cinta terhadap dunia dan benci perang." Musnad Ahmad no 8356

Maka dari itu, seperti yang sudah kami uraikan dalam artikel hubungan sufyani dengan fitnah penaklukan palestina, bahwasanya sufyani akan berhianat dan bergabung dengan amerika dalam mengambil alih palestina, ini salah satu kemungkinan atau bisa jadi dengan Israel, dan sufyani ini seperti yang disebut-sebut dalam hadis berasal dari damaskus suriah, dan lalu siapa lagi kalau bukan bassar hasad si syiah nushairiah, dan syiah dalam sejarah adalah penghianat.

Bertambahnya pengetahuan dan waktu akan menambah kemungkinan-kemungkinan yang lain. Dulu, walaupun konteksnya prediksi, kami tidak melihat alasan yang memadai untuk memasukan Israel sebagai negara yang akan bertanggung jawab secara langsung terkait fitnah penaklukan Palestina dan negara yang akan bersekutu dengan sufyani [basar assad] dalam menaklukan Palestina nantinya. dulu Kami masih melihat amerika-lah yang akan bersekutu dengan sufyani dalam menaklukan Palestina. Tetapi melihat konteks nubuwat perang dunia barat dan timur, maka sepertinya Israel-lah yang akan memerankan diri dan bersekutu dengan Assad dalam menaklukan Palestina, silahkan baca artikel-artikel sufyani kami.

Bila sesuai prediksi, dunia barat kususnya amerika akan berperang dengan dunia timur. Apakah korut atau china ataukan keduanya. Sebatas apa yang nampak, perselisihan amerika dengan korut lebih terlihat karena masalah uji coba rudal yang sering di tunjukan korut, bahkan katanya sampai uji coba rudal nuklir beberapa waktu yang lalu, walaupun sepertinya masih diragukan. Kita tidak tahu apakah uji coba-uji coba rudal selanjutnya sebagai pemicu perang?,  setidaknya dilihat dari sisi amerika dan sekutunya. Kita tidak tahu, apakah provokasi-provokasi selanjutnya yang akan di lakukan amerika atau korsel akan memicu korut untuk memulai perang. Kita juga tidak tahu, apakah perselisihan laut china selatan akan memicu perang antara china dan amerika?, tetapi memang itulah yang nampak. Barangkali yang kita tunggu-tunggu adalah pemicu yang akan menyebabkan mereka berperang.


Yang kami tahu, amerika, korsel dan jepang satu group. China mungkin akan satu group dengan korut walaupun kemarin ada kemarahan korut pada china. Tetapi mengingat keduanya memusuhi amerika, maka tidak berlebihan bila keduanya akan satu group mewakili dunia timur, yaitu korut dan china versus amerika.

Misalkan, sekali lagi misalkan amerika perang dengan china, maka korut yang juga memusuhi amerika bisa memanfaatkan perang tersebut untuk menyerang korsel. Jepang!?, jepang disatu sisi juga mengawatirkan uji coba-uji coba rudal korut. Artinya lebih dekat untuk berselisih dengan korut, karena secara pasti kami tidak tahu ada perselisihan yang jelas dengan korut. Beda halnya dengan china, jepang punya sengketa pulau di laut timur china, yaitu pulau sinkaku.

Maka dari itu, amerika, korsel dan jepang berada pada satu group untuk berperang dengan group china dan korut.

Negara-negara asia yang berselisih dengan china terkait sengketa laut china selatan tentu akan di pihak amerika, walaupun belum tentu akan ikut-ikutan berperang. Setidaknya mereka kan benci pada china, apalagi filipina.

Rusia! Rusia disatu sisi sudah berhadapan dengan pasukan nato yang sudah di depan pintu. Bila dunia barat dan timur perang, kami tidak tahu rusia akan ikut andil dalam perang tersebut atau tidak, alasanya pasukan nato sudah tersebar di eropa timur yang berbatasan dengan rusia.

Se an dai nya dunia barat dan timur terjadi peperangan, dan saya kira pasukan pbb akan mem beckup korsel untuk menghadapi korut, maka peperangan dua blok dunia ini akan menguntungkan israel untuk menyerang Palestina, dan mengambil Palestina dari tangan umat Islam, dan inilah yang kami pahami dari fitnah penaklukan Palestina. Dan hal ini israel akan bekerjasama dengan sufyani/assad seperti yang telah kami uraikan dalam artikel hubungan sufyani dengan fitnah penaklukan Palestina.

Kembali pada hadis cinta dunia dan takut mati di atas, bahwa adanya perang dua blok dunia barat dan timur akan berdampak jauh lebih besar dari pada sekedar perang teluk 1990-1991. Saat itu kekuatan dunia hanya satu terkonsentrasi dalam memerangi negeri Iraq. Dan saat itu 30 negara lebih turut andil dalam mengusir Iraq dari kuwait, dan Iraq tentu tidak seimbang untuk menghadapinya.

Tetapi lain hal bila amerika berhadapan dengan china. Kekuatan militer china tentu jauh beda dengan Iraq. Kemudian seandainya amerika berperang dengan china maka kekuatan-kekuatan dunia juga terpecah, dan ini beda dengan perang teluk tersebut. Perang teluk kekuatan-kekuatan dunia terfokus untuk menghadapi Iraq saja, sedangkan bila pecah perang amerika dengan china, maka disisi lain kekuatan dunia juga sudah terpecah untuk saling berperang. Misalnya nato dengan rusia, korut dengan korsel. jepang di satu sisi kami tidak melihat perselisihan dengan korut secara kongkrit kecuali sebagaimana negeri-negeri lainya yang mengecam uji coba rudal korut. Tentunya beda dengan korsel yang sejatinya masih dalam keadaan perang dengan korut. Tetapi bila dengan china maka jepang punya pulau yang sama-sama di akui juga oleh china, maka bila amerika perang dengan china, maka jepang akan berada satu barisan dengan amerika, walaupun belum tentu juga jepang akan ikut menceburkan diri dalam peperangan tersebut. Namun terkait pulau yang disengketakan tersebut sudah pasti jadi alasan kuat untuk adu militer.

Korut dan china diyakini punya bom nuklir, jadi rasanya kedua blok dunia barat dan timur berperang akan menyeret terjadinya perang dunia ketiga. Maka bila keadaanya demikian, tentunya perlu di renungkan pernyataan Rosululloh;

"Hampir saja ummat-ummat dari segala penjuru mengerumuni kalian seperti orang-orang lapar mengerumuni piring makanan." Kami bertanya; Apakah karena saat itu kita golongan minoritas? Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Bahkan kalian saat itu banyak, tapi kalian adalah seperti buih sungai, rasa ketakutan telah dicabut dari hati musuh kalian dan penyakit wahn disemayamkan dalam hati kalian." Kami bertanya; Apa itu wahn? Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Cinta dunia dan takut mati"

Dan bila sedang terjadi peperangan dua blok dunia tersebut maka apa yang terjadi di dunia timur tengah semakin tidak terkontrol lagi. Dan israel tertawa karena merasa dunia sedang terfokus dengan peperangan dua blok dunia tersebut, dan seperti yang kami singgung dalam artikel rangkuman fitnah sufyani, maka saat itulah muncul fitnah sufyani yang mana fitnah ini bagian dari fitnah penaklukan Palestina, dan saat itu pula turki akan jatuh pada orang-orang romawi. Dan renungkan pernyataan Rosululloh tersebut;

"Hampir saja ummat-ummat dari segala penjuru mengerumuni kalian seperti orang-orang lapar mengerumuni piring makanan."

Secara umum tentu mencakup makna tentang apa yang akan terjadi pada turki dan Palestina, dan memang inilah yang utama yang dituntut dari pernyataan Rosululloh tersebut. "Hampir saja ummat-ummat dari segala penjuru mengerumuni kalian seperti orang-orang lapar mengerumuni piring makanan." Artinya kaum muslimin di ibaratkan seperti makanan dalam piring yang diperebutkan orang-orang yang kelaparan, tentu makananya akan dihabiskan.

Dan hadis tersebut tertuntut atau menuntut adanya makna bahwa orang-orang kafir dari berbagai negara akan menghabisi umat Islam, entah umat Islam itu di suatu negeri-negeri tertentu yang minoritas, atau pada dasarnya mayoritas namun ada konflik kepentingan dari orang-orang kafir yang menyebabkan akan adanya aksi yang di dukung situasi.

Misalnya kaum muslimin di negeri myanmar. Saya kira anda yang mengikuti perkembangan berita tersebut mengetahui alasan orang-orang myanmar membantai saudara-saudara kita disana, dan kejadian ini disaat fitnah masih berlangsung di timur tengah. Artinya disatu sisi tentu menguntungkan untuk orang-orang myanmar membantai saudara-saudara kita di sana. Karena dunia kafir maupun Islam lebih banyak terfokus ke timur tengah. Dan saat pembantaian tersebut tidak ada intervensi militer dari negeri-negeri Islam untuk membantu saudara-saudara kita disana.

Apakah ini karena cinta dunia dan takut mati atau dalam riwayat lain takut perang?

Rosululloh mengatakan; "Hampir saja ummat-ummat dari segala penjuru mengerumuni kalian seperti orang-orang lapar mengerumuni piring makanan."

Lalu sahabat bertanya; Apakah karena saat itu kita golongan minoritas?

Lalu Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Bahkan kalian saat itu banyak, tapi kalian adalah seperti buih di sungai," artinya kita diserupakan dengan buih di sungai, maknanya kita tidak ada harganya seperti halnya buih yang banyak namun terombang-ambing di air yang akan mengantarkan buih kemana saja air mengalir. Itulah nilai kita dihadapan orang-orang kafir laksana buih yang banyak namun tidak ada harganya.

Kemudian Rosululloh mengatakan; "rasa ketakutan telah dicabut dari hati musuh kalian dan penyakit wahn disemayamkan dalam hati kalian." Kami bertanya; Apa itu wahn? Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Cinta dunia dan takut mati"

Rasa ketakutan telah dicabut dari hati musuh kalian dan penyakit cinta dunia dan takut mati dalam peperangan telah disemayamkan dalam hati kalian. Siapa yang dimaksud "kalian" dalam hadis ini!? Kalau maknanya kaum muslimin secara umum tentu tak perlu ditanyakan lagi, tetapi hadis ini sebenarnya memberikan isyarat tentang siapa yang dimaksud "kalian".

Pertama adalah kuantitas, dan ini langsung disebut oleh Rosululloh, dan kedua yang sifatnya tersembunyi, yaitu para pemimipin kaum muslimin. Langsung pada poin kedua, dan ini berkonsukwensi pada poin pertama, sedangkan poin pertama tidak akan terlalu berkonsukwensi pada poin kedua.

Poin kedua ini tidak sepesifik menunjuk para pemimpin kaum mualimin. Akan tetapi bila melihat konteks banyaknya negeri-negeri Islam yang tentu saja memiliki para pemimpin dan pasukan militer yang mana mereka ujung tombak kaum muslimin untuk berperang, maka sejatinya-lah mereka cermin dari kuantitas kaum muslimin dan dalam sudut pandang kami mereka-lah yang dimaksud oleh beliau

"Bahkan kalian saat itu banyak, tapi kalian adalah seperti buih sungai, rasa ketakutan telah dicabut dari hati musuh kalian dan penyakit wahn disemayamkan dalam hati kalian."

"Bahkan kalian saat itu banyak" memang kalimat ini sifatnya mutlak untuk kaum muslimin. Tetapi Kaum muslimin ini terpecah menjadi menjadi sekian banyak negeri {negara} dan di setiap negeri ada para pemimpin, dan masing-masing negeri memiliki pasukan militer formal, dan pasukan militer inilah ujung tombak pertama dari kaum muslimin. Akan tetapi pasukan militer ini punya pemimpin, dan bila para pemimpinya di setiap lini mayoritasnya cinta dunia dan takut mati, maka itu artinya cermin dari kaum muslimin.

Cinta dunia dan takut mati/perang dari seorang pemimpin dari level yang rendah hingga sampai yang tinggi bukan sesuatu yang asing. Dari level yang umum saja, misalnya untuk memegang tampuk kepemimpinan mereka akan keluarkan harta untuk menyuap masyarakat untuk memilihnya, apa tidak mungkin mereka akan beruasaha mengembalikan modal bila sudah memimpin? Dan ini cermin dari masyarakat yang cinta dunia.

Seorang pemimpin yang tidak punya keberanian untuk berbeda sikap dengan orang-orang kafir maka kebijakan-kebijakanya akan lebih merugikan umat Islam dan bahkan Agama Islam. Selama cinta dunia-nya lebih besar di hatinya maka tidak akan ada harga dirinya di hadapan orang-orang kafir. Seorang pemimpin yang cinta dunia-nya lebih besar di hatinya maka akan mudah di bujuk, dan di tekan. Lalu apa yang ditakutkan orang-orang kafir dari seorang pemimpin model seperti itu.

Tentunya wajar bila kita takut kalau orang-orang di sekelilingnya banyak yang buruk seperti pemimpinya, atau bahkan bisa jadi mereka-lah yang jauh lebih berbahaya dari pemimpinya. Berbahaya bagi keberlangsungan umat manusia, dan umat Islam secara kusus.

"Bahkan kalian saat itu banyak, tapi kalian adalah seperti buih di sungai,"

"Kalian" di sini memang mutlak untuk umat Islam. Tetapi umat bagaimana pemimpinya, apakah tunduk dengan ketidak adilan dari orang-orang kafir, apakah tunduk di bawah tekanan orang-orang kafir, apakah tidak berani menolong saudara kita di negeri lain karena takut pada orang-orang kafir, ataukah cinta dunia begitu besar, ataukah semuanya telah bersarang di hatinya hingga menyebabkan kita tidak ada harganya lagi di mata orang-orang kafir.

Maka tidak menutup kemungkinan bahwa orang-orang kafir sejatinya menunggu waktu saja yang tepat untuk menjadikan kita sebagai makanan yang akan di perebutkan, sedangkan mereka sedang menahan lapar.

Dan kesempatan itu semakin terbuka bila sedang terjadi perang dunia ketiga atau perang dua blok dunia, apa lagi bila ada peperangan-peperangan lainya.

Seperti yang telah kami uraikan dalam artikel rangkuman fitnah sufyani, bahwa awal kemunculan Al-Mahdi adalah dari Maroko, dan ini memang bukan kepastian, tetapi ini memiliki mata rantai dengan hadis-hadis sufyani lainya, dan bahkan sampai pada hadis-hadis Al-Mahdi yang shahih, dan  Kemunculanya ini adalah untuk memerangi sufyani di damaskus. Namun bila melihat riwayat lain dan ini hadis yang asing, yaitu tentang pasukan panji-panji hitam yang  akan keluar dari khurasan hingga menancapkan panjinya di eliya/Palestina, maka fitnah sufyani tidak terjadi di damaskus, atau setidaknya fitnah sufyani terjadi di damaskus dan Palestina. Hal ini sudah diuraikan dalam artikel hubungan fitnah sufyani dan fitnah penaklukan Palestina.

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah telah menceritakan kepada kami Risydin bin Sa'ad dari Yunus dari Ibnu Syihab Az Zuhri dari Qabishah bin Dzu'aib dari Abu Hurairah berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam bersabda: "Akan muncul dari negeri khurasan beberapa bendera hitam, tidak ada yang dapat menghadangnya sama sekali sehingga di tancapkan di Iliya`. {Palestina}" Sunan Tirmidzi beliau berkata; "Hadits ini gharib."

Bila melihat hadis tersebut, maka ada indikator, bahwa fitnah sufyani terjadi di Palestina, dan penjelasanya pada artikel hubungan sufyani dengan fitnah penaklukan Palestina. Saya kira tidak ada salahnya saya urai kembali benang merahnya disini.

Keluarnya bendera-bendera atau panji-panji hitam dari khurasan yang termaktub dari hadis tersebut, maka  hal ini tidaklah diketahui penyebabnya. Akan tetapi bila melihat riwayat-riwayat lain yang tentunya yang memiliki mata rantai cerita, maka akan diketahui penyebabnya. Yaitu karena sebelumnya Al-Mahdi [yang dalam hal ini belum di baiat] memerangi sufyani di damaskus, atau memeranginya di Palestina, llalu akhirnya beliau lari ke khurasan. Jadi keluarnya panji-panji hitam dari khurasan ini untuk memerangi sufyani kembali, dan di dalam pasukan tersebutlah Al-Mahdi  berada, yang di kemudian hari akan di baiat di Mekkah, yaitu Muhammad bin Abdullah {Al-Mahdi} yang sebelumnya melarikan diri dari sufyani di damaskus. Selengkapnya pada artikel rangkuman fitnah sufyani. Artinya, larinya Al-Mahdi yang saat tersebut belum dibaiat karena memerangi sufyani di Damaskus, lalu akhirnya beliau kalah dan terdesak atau lari menuju Khurasan. Setelah itu beliau akan keluar dari Khurasan berdasarkan hadis dha'if berikut ini.

 "jika kalian telah melihat pasukan berbendera hitam telah muncul dari arah khurasan, maka datangilah ia meskipun kalian harus merangkak di atas salju. karena sesungguhnya di dalamnya terdapat kholifah Alloh Al Mahdi. HR. Ahmad, Hakim dan Abu Nu'aim"

Secara matan saja ini mungkar. Terlalu prematur bila kemarin sempat menduga bahwa khurasan tersebut adalah Afghanistan. Jika kita kumpulkan hadis-hadis tentang panji-panji hitam dan fitnah sufyani, maka keluarnya pasukan panji-panji hitam untuk mendukung Al-Mahdi adalah setelah munculnya fitnah sufyani. Maka dari itu terkesan terburu-buru bila mengalamatkan pasukan panji-panji hitam adalah taliban. Apa lagi bila melihat mata rantai yang ada dengan jelas menunjukan bahwa pasukan panji-panji hitam yang mendukung Al-Mahdi adalah dalam konteks memerangi sufyani dan saat tersebut Al-Mahdi belum di baiat, artinya mendukung beliau dalam rangka memerangi sufyani dan ketika itu beliau belum di baiat. Maka oleh karena itu setiap matan yang melafadzkan atau menyebutkan dukungan pasukan panji-panji hitam terhadap Al-Mahdi adalah mungkar, kecuali bila dipahami bahwa pasukan tersebut mendukung seseorang yang kemudian hari dibaiat sebagai Al-Mahdi dalam memerangi sufyani maka hal inilah yang ditunjukan oleh mata rantai yang ada. Jadi perbedaanya sangat tipis, maka pahamilah hal ini dan insya Allah akan mengerti kerumitan ini.

"sufyani akan muncul sebelum kemunculan Al-Mahdi dengan kuda dan pasukanya sampai di DAERAH TIMUR DARI NEGERI KHURASAN, DAN PERSIA. penduduk negeri timur-pun bergolak. mereka melawan pasukan tersebut berkali-kali. kemudian mereka membaiat Hasyimi dengan tangan kananya yang terpelihara. Allah memudahkan jalanya. maka ia keluar bersama penduduk khurasan sejumlah lima ribu orang dengan pemimpin Syu'aib bin shalih at-Tamimi dari bangsa non Arab. Al-Qoulu Al-Mukhtashor karya Ibnu Hajar Al-Haitsami via buku Misteri Munculnya Imam Mahdi {hal 123}

Seperti yang telah kami uraikan dalam artikel rangkuman fitnah sufyani, bahwa awal keluarnya Al-Mahdi adalah dari Maroko untuk memerangi sufyani di Syam {damaskus atau Palestina}. Setelah itu Al-Mahdi terdesak hingga akhirnya lari ke khurasan. Maka oleh karena itu, mata rantai yang kami perhatikan menunjukan bahwa hadis di atas tersebut menceritakan pasukan sufyani yang sedang memburu Al-Mahdi {saat tersebut belum dibaiat}.

Kalimat "Allah memudahkan jalanya. maka ia keluar bersama penduduk khurasan sejumlah lima ribu orang dengan pemimpin Syu'aib bin shalih at-Tamimi dari bangsa non Arab." Maka ia keluar, maksudnya adalah Al-Mahdi yang ketika itu belum di baiat dan keluarnya ini karena sebelumnya Al-Mahdi lari dari pasukan sufyani, dan uraianya pada artikel rangkuman fitnah sufyani.

atsar dari Ali bin Abi Thalib "pasukan berbendera hitam akan keluar untuk memerangi sufyani. di antara mereka ada seorang pemuda dari bani Hasyim yang pada tangan kirinya membawa bendera pasukan. sedangkan yang menjadi pemimpin adalah seorang laki laki dari bani Tamim yang bernama Syu'aib bin Shalih lalu ia mengalahkan musuhnya. Al fitan via misteri munculnya Imam Mahdi hal 137 begitu juga hadis di atas tadi.

Hadis ini bila dilihat dari hadis sebelumnya maka keluarnya dari khurasan. Artinya hadis-hadis ini saling memperjelas apa-apa yang terkandung dari masing-masing hadis.

 Al Hasan telah mensifati Syu'aib bin Shalih dalam ungkapanya, "akan keluar dari royi seorang lelaki berkulit kuning dari bani tamim yang memiliki jenggot tipis di dagu yang bernama Syu'aib bin shalih dengan membawa empat ribu pasukan. pakaian mereka putih dan bendera mereka hitam. ia menjadi pembuka bagi Al Mahdi. tak ada seorang pun yang melawanya, kecuali pasti akan di kalahkan. Al fitan Nu'aim bin Hammad via misteri munculnya imam Mahdi hal 138

Hadis ini memuat sepesifik seorang Syu'aib bin Shalih, beliau disifati sebagai pembuka bagi Al-Mahdi. Ingat baik-baik, dalam konteks ini Al-Mahdi belum dibaiat. Hadis ini tidak diketahui keshahihanya, apa lagi hadis ini diriwayatkan dari Nu'aim bin Hammad sang pengumpul hadis-hadis fitan yang banyak mendapatkan kritikan. Dari mata rantai yang ada masih menunjukan bahwa Syu'aib bin Shalih ini keluar dari khurasan untuk membantu Al-Mahdi yang saat tersebut belum dibaiat, dan keluarnya dari khurasan ini untuk memerangi sufyani. Dalam riwayat lain disebutkan dengan 5000 pasukan, mana yang shahih, maka keduanya sepertinya dha'if. Tidak penting 5000 atau 4000, tetapi yang penting adalah mata rantai.

Muhammad bin Hanafiyyah berkata: "akan keluar pasukan berbendera hitam untuk membantu bani Abbas. kemudian akan keluar pasukan berbendera hitam lainya dari khurasan yang berikat kepala hitam dan berpakaian putih. yang menjadi pimpinan mereka adalah seorang lelaki yang bernama Syu'aib bin Shalih dari bani tamim. mereka akan mengalahkan pasukan sufyani sehingga mereka berhasil memasuki Baitul Maqdis. ia akan meneguhkan kekuasaanya Al Mahdi dan akan mengerahkan tiga ratus orang dari penduduk Syam. rentang waktu antara keluar dan penyerahan kekuasaanya kepada Al Mahdi adalah tujuh puluh dua bulan. idem {lihat artikel kekuasaan sesaat panji-panji hitam}.

Dalam hadis ini disebutkan akan adanya pasukan berbendera hitam untuk membantu bani Abas. Kemudian akan keluar PASUKAN  BERBENDERA HITAM yang dipimpin Syu'aib bin Shalih, BERIKAT KEPALA HITAM dan berpakaian putih, yang akan mengalahkan pasukan sufyani dan hingga kemudian menancapkan panji di Baitul Maqdis. Seperti yang sudah disebutkan, bahwa Syu'aib bin Shalih dengan pasukanya yang berjumlah 4000 atau 5000 keluar dari khurasan. Dari mata rantai yang ada menunjukan bahwa sebelumnya Al-Mahdi yang saat tersebut belum dibaiat melarikan diri dari pasukan sufyani ke khurasan. Artinya Al-Mahdi yang kemudian keluar dari khurasan dengan Syu'aib bin Shalih {ajam} dengan bersertakan 4000 atau 5000 pasukan menunjukan Al-Mahdi meminta pertolongan pada Syu'aib bin Shalih. Maka dari itu tidak menutup kemungkinan bahwa sebelumnya keduanya sudah saling mengenal {Al-Mahdi & Syu'aib bin Shalih}. Dan hadis ini selaras dengan hadis panji-panji hitam yang keluar dari khurasan hingga menancapkan panji di eliya/Palestina.

dari Hudzaifah al-Yamani meriwayatkan, sesungguhnya nabi shallallahu Alaihi wa sallam pernah menyebut fitnah yang akan terjadi antara ORANG TIMUR DAN ORANG BARAT. beliau pernah berkata, "...kita juga akan mendapat ujian, akan muncul sufyani dari bukit tandus. ia akan berkuasa di damaskus {salah satu negeri  Syam}, kemudian mengutus dua bala tentara. tentara pertama diperintahkanya menuju ke arah timur, sedangkan tentara kedua menuju ke Madinah. ketika mereka sampai dinegeri Babylonia {Iraq}, tepatnya disebuah kota yang dilaknat, mereka membunuh lebih dari 3000 jiwa, dan memperkosa tak kurang dari 100 orang wanita. mereka menyembelih 300 kambing milik sebuah kaum keturunan bani Abas. setelah itu mereka mulai beranjak pergi menuju kota kuffah. mereka merusak semua daerah yang dilintasinya. ketika mereka mulai memasuki Syam, tiba-tiba keluarlah bendera petunjuk. pasukan itu berhasil membunuh semua pasukan sufyani, dan menyelamatkan para sandera dan harta hasil jarahan mereka......

Hadis ini juga hadis yang dha'if tentunya. Penggunaan hadis-hadis seperti ini hanya untuk mencari mata rantainya saja, dan lagian juga ini bukan bab fiqih yang menuntut kita untuk beramal, dan sekali lagi ini hanya untuk mencari mata rantai untuk disambungkan dan hasilnya hanya sebagai salah satu pengamatan. Dalam hadis ini disebutkan akan adanya fitnah antara orang-orang barat dan timur, dan bila ini sudah terjadi maka fitnah sufyani akan muncul di syam, maksudnya bila orang-orang barat dan timur sedang terjadi peperangan maka fitnah sufyani sudah di depan mata. Artinya fitnah sufyani terjadi ketika orang-orang barat dan timur sedang terjadi peperangan. Orang-orang barat disini adalah amerika dan orang-orang timur adalah korea, china, dan ini hanya kemungkinan yang nampak, dan  negara-negara itu hanya simbol bagi orang-orang barat dan timur, artinya tidak menutup kemungkinan akan adanya negara-negara barat dan timur yang akan ikut andil dalam meramaikan khasanah peperangan dua blok dunia, yaitu dunia barat dan dunia timur.

Fitnah sufyani dalam pandangan kami adalah bagian dari fitnah penaklukan Palestina. Yang saya maksudkan dari fitnah penaklukan Palestina adalah orang-orang kafir merebut Palestina dari tangan umat Islam. Soal penaklukan Palestina kami memilih berbeda pandangan dengan kebanyakan pendapat para ulama, alasanya sudah saya uraikan dalam artikel terkait. Lalu kapan ini terjadi? Dari apa-apa yang sudah kami uraikan menunjukan suatu kesimpulan bahwa terjadinya penaklukan Palestina menjelang datangnya Al Mahdi, dan bahkan dalam sudut pandang kami, hal inilah yang menjadi sebab munculnya Al Mahdi dari Maroko untuk memerangi sufyani dan dia [sufyani] bagian dari fitnah penaklukan Palestina, maka dari itu fitnah sufyani dan penaklukan Palestina adalah bagian yang tak terpisahkan. Selengkapnya pada artikel rangkuman fitnah sufyani, dan hubungan sufyani dengan penaklukan Palestina. Maka dari itu bila telah terjadi peperangan antara dua blok dunia, yaitu blok barat dan timur maka negeri-negeri Islam dalam bahaya besar, dan salah satunya Palestina. HANYA SAJA TIDAK DIKETAHUI LATAR BELAKANG ADANYA FITNAH SUFYANI dan FITNAH PENAKLUKAN PALESTINA.

Sebagaimana yang terlihat dari kronologi yang ada, yang menjelaskan bahwa pasukan sufyani memburu Al-Mahdi {belum dibaiat} dan orang-orang yang bersamanya, begitu pula yang terjadi pada orang-orang bani hasyim yang lari ke turki, semuanya menunjukan mereka memerangi sufyani. Kaitan sufyani dan fitnah penaklukan Palestina sudah kami uraikan, dan sufyani juga terkait dengan jatuhnya turki pada orang-orang kafir, sebagaimana penjelasan kami di atas.

Artinya juga ini sesuai dengan keumuman pernyataan Rosululloh; "Hampir saja ummat-ummat dari segala penjuru mengerumuni kalian seperti orang-orang lapar mengerumuni piring makanan." Artinya kita akan di habisi seperti halnya makanan yang di kerumuni orang-orang yang lapar, yaitu yang cukup sepesifik adalah Palestina dan Turki, wallahu a'lam

Dalam sudut pandang kami, manhaj seperti ini akan mampu memberikan suatu pengetahuan baru, seperti halnya contoh pada artikel Isa adalah Malaikat Jibril. Dan juga yang ingin kami gali mengenai indonesia, insya Allah dalam artikel mencari nubuwat tentang indonesia, dan entah kapan terlaksana.