alone

alone

Minggu, 05 Januari 2014

tanda kedelapan munculnya ya'juj dan ma'juj

TANDA KEDELAPAN MUNCULNYA YA'JUJ dan MA'JUJ

ada beberapa pertimbangan kenapa Ya'juj & Ma'juj saya urutkan pada tanda yang kedelapan. pertimbangan-pertimbangan tersebut adalah sebagai berikut. kita lihat dulu tanda yang pertama dulu, yaitu terbitnya matahari dari barat dan insya Allah sifatnya pasti. jika kita mengikuti penakwilan atau pemahaman al hafidz bahwa munculnya dajjal sebagai tanda kiamat besar yang pertama kali keluar atau terjadi, dengan membawa makna terbitnya matahari dari barat yang di sebut dalam hadis sebagai tanda kiamat besar yang pertama terjadi dengan pemahaman bahwa hal itu di kaitkan dengan alam atas dan dajjal di kategorikan di alam bawah, maka jauh-jauh hari Rosulullah telah membantah apa yang seperti al-hafidz pahami seperti yang termuat dalam shahih Muslim,

"ada tiga hal yang apabila itu terjadi maka tidak berguna iman seseorang yang baru beriman atau belum mengusahakan kebaikan dalam masa imanya. yaitu munculnya dajjal, terbitnya matahari dari barat dan keluarnya binatang dari dalam bumi".

saya sudah menjelaskan panjang lebar tanda yang pertama ini pada kajian saatnya matahari terbit dari barat. silahkan rujuk kesana karena ini sesuatu yang insya Allah bisa memecahkan kebingungan kita yang selama ini dalam menyimpulkan tanda kiamat besar masih terbentur dengan dalil-dalil yang lain.

tanda yang kedua adalah munculnya binatang dari dalam bumi. dasarnya hadis dari Abdullah bin Amr bin Ash, dan sudah saya uraikan pada tempatnya.

tanda yang ketiga adalah munculnya dajjal, dan dasarnya adalah hadis tiga hal di atas, dan sudah saya uraikan pada tempatnya.

tanda ke empat adalah pembenaman di timur atau jika tidak adalah munculnya kabut. baik itu pembenaman di timur atau kabut, maka keduanya sifatnya adzab. pembenaman ini tidak terjadi ketika sudah tak ada lagi kafirin di dunia ini, tepatnya setelah isa membunuh dajjal dan kebinasaan Ya'juj & Ma'juj. alasanya sederhana saja, karena setelah masa-masa itu tak ada lagi agama kekafiran, sedangkan pembenaman itu sifatnya adzab. termasuk pula munculnya kabut yang dalam riwayat lain jelas-jelas di kaitkan munculnya kabut sebagai adzab bagi orang-orang kafir. oleh karena itu tanda-tanda tersebut insya allah tidak terjadi di masa setelah kebinasaan Ya'juj & Ma'juj.

entah pembenaman di timur adalah tanda yang ke empat atau munculnya kabut, yang jelas pembenaman di barat terjadi setelah pembenaman di timur. dan tentu saja pembenaman di barat adalah adzab, dan sudah saya uraikan masing-masing dari tanda-tanda tersebut pada tempatnya.

tanda kiamat besar selanjutnya atau tanda yang ke tujuh adalah turunya Isa ibnu Maryam dan saya yakin kita sudah mengetahui apa yang akan di lakukanya. dan tanda yang kedelapan inilah munculnya Ya'juj & Ma'juj setelah Isa ibnu Maryam membunuh dajjal.

Dalam beberapa hadis yang shahih ya`juj dan ma`juj muncul ketika nabi Isa sudah turun dibumi dan setelah membunuh dajjal. Dalam hadis-hadis yang shahih pula di dapatkan penjelasan bahwa ya`juj dan ma`juj mempunyai jumlah yang tak terhitung banyaknya, hingga ada beberapa hadis yang shahih menjelaskan, bahwa mereka merambah permukaan bumi hingga melalui danau thabariyah di Palestinalalu meminum air danau tersebut hingga kelompok mereka yang paling akhir melewati danau tersebut mengatakan 'disini dulu pernah ada air'. Hadis ini memang menggambarkan betapa banyaknya jumlah mereka, di samping hadis-hadis yang lain. Karena hadis ini dan yang lainya maka timbulah beberapa pertayaan dan salah satunya dimanakah keberadaan mereka saat ini. Karena ini pula ada yang mengingkari hadis-hadis tersebut, padahal mereka di kenal sebagai ulama ahlus sunah.

sebagaian mereka menganggap bahwa ya'juj dan ma'juj sudah keluar dan menganggap bangsa china adalah ya'juj dan ma'juj. Pendapat tersebut sangat jelas menyelisihi dalil dalil yang shahih dan jelas. Pendapat ini bukanya tanpa alasan, tetapi alasan tersebut bermuatan pengingkaran terhadap hadis hadis yang shahih, dan pada umumnya dikarenakan hadis hadis tersebut di anggap tidak masuk akal. Diantara mereka menakwilkan hadis yang benar benar jelas maknanya hanya karena mereka menganggap tidak melihat ya'juj dan ma'juj. Salah satunya adalah syaikh abdurohman ash sa'di.

ada hadis yang shahih yang menjelaskan bahwa dinding yang menghalangi ya'juj dan ma'juj sudah terbuka walupun seukuran lingkaran jari. oleh karena hadis tersebut Syaikh as Sa`di meyakini bahwa ya'juj dan ma'juj telah keluar di mulai masa nabi. tetapi mungkin beliau lupa bahwa ada hadis yang shahih lainya yang menyatakan bahwa ketika dinding itu hampir terbuka, maka Allah mengembalikan dinding itu seperti semula. maka hadis yang di jadikan dalil oleh beliau mengandung makna lain yang tentunya tidak seperti apa yang beliau pahami. makna yang di peganggi oleh beliau bertentangan dengan hadis shahih lainya. makna yang bisa di pahami yang tak bertentangan dengan hadis yang lainya, adalah bahwa lubang dinding yang telah terbuka hanya bagian sisi dinding lainya, karena tentunya dinding itu tebal.jadi penggambaranya seperti ini. bahwa dinding itu sudah terbuka sebesar lingkaran jari, dan terus membesar hingga hampir saja dinding itu terbuka hingga menembus bagian luar, maka Allah mengembalikan dinding itu seperti semula seperti hadis berikut ini.

dari Abu Hurairoh bahwa Rosulullah bersabda, "sesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj menggali [Dinding] setiap hari. ketika mereka nyaris melihat sinar matahari berkatalah orang yang di atas mereka. kembalilah dan kita akan menggalinya lagi besok. Allah lalu mengembalikanya lebih rapat dari semula. hingga mereka sampai ke tenggat mereka dan Allah berkehendak untuk membangkitkan mereka kepada manusia. mereka menggali sampai ketika mereka nyaris melihat cahaya matahari, berkatalah pemimpin mereka, kembalilah, kita akan menggalinya lagi besok. hari berikutnya mereka kembali dan keadaanya sama seperti pada hari mereka meninggalkanya. maka mereka menggalinya dan keluar kepada manusia. mereka mengeringkan air. orang orang berlindung dari mereka di benteng benteng.....selengkapnya lihat ensiklopedi kiamat hal 237

jadi, menganggap bahwa Ya'juj dan Ma'juj sudah keluar dengan dasar hadis yang menceritakan bahwa dinding yang menghalangi Ya'juj dan Ma'juj sudah terbuka sebesar lingkaran jari adalah suatu kesalahan yang nyata. apa lagi menakwil hadis shahih Muslim dari Nawas bin Sam`an seperti Syaikh ash Sa`di. kalau ahli bid'ah yang melakukan hal itu, maka itu sudah biasa. tetapi jika yang melakukan hal itu seperti beliau maka ini sesuatu yang mengherankan. padahal beliau orang yang mengetahui prinsip prinsip ahlus sunah.

berikut ini sanggahan untuk beliau dan orang orang yang mengikuti jejak langkah beliau dan siapapun yang beranggapan bahwa Ya'juj dan maju sudah keluar. apakah mereka menganggap china sebagai Ya'juj dan Ma'juj, atau mengelompokan bangsa bangsa eropa sebagai Ya'juj dan Ma'juj.

jika anda sering mengikuti perkembangan masalah akhir zaman, baik melalui buku buku atau dunia maya, mungkin anda pernah menjumpai adanya orang orang yang beranggapan bahwa Ya'juj dan Ma'juj telah muncul. baik di asia atau lebih umum lagi. perlu anda sadari bahwa pendapat seperti itu bertentangan dengan hadis hadis yang shahih. misal hadis tentang para sahabat yang sedang berbincang mengenai kiamat. lalu Rosulullah mengatakan bahwa kiamat tidak akan terjadi hingga kalian melihat sepuluh tanda. yang dalam riwayat yang lain Rosulullah mengatakan bahwa tanda yang pertama adalah terbitnya matahari dari barat. kalaupun anda berpendapat munculnya dajal adalah tanda yang pertama, maka sama saja bahwa Ya'juj dan Ma'juj akan keluar ketika sudah terlihat tanda yang pertama. jadi suatu KEANEHAN bila meyakini bahwa Ya'juj & Ma'juj sudah keluar, sedangkan tanda kiamat besar yang pertama saja belum terjadi, dan saya heran pendapat seperti bisa sampai keluar dari beliau dan orang-orang yang sepemahaman dengan beliau, dan sepertinya pendapat seperti itu laris manis, walaupun harus membuang perkataan Rosulullah. meskipun demikian ternyata masih banyak orang-orang yang menganggap bahwa Ya'uj dan Ma'juj sudah keluar. mereka (di antaranya Syaikh ash sa'di) mengatakan, "setiap orang mukmin wajib membenarkan Rosulullah terhadap setiap berita yang beliau sampaikan, dan tidak boleh terbetik dalam hatinya sekecil apapun keraguan terhadap kebenaranya. sesungguhnya kabar yang di sampaikan Rosulullah tentu lebih valid dari pada berita semua makhluk. padahal beliau telah memberitahukan hal itu". kalau boleh saya katakan ini seperti orang yang melarang orang lain agar tidak menentang, tetapi beliau sendiri yang melakukanya. kenapa ini bisa terjadi?, tentunya karena beliau dan orang-orang yang mengikuti jejak langkah beliau terlalu mengedepankan aqalnya. kalaupun ada bangsa-bangsa sekarang yang seandainya terbukti keakuratanya masih keturunan atau nenek moyang Ya'juj & Ma'juj, maka hal ini tidak menunjukan bahwa bangsa-bangsa tersebut wujud dari nubuat Rosulullah. apa lagi hadis shahih dengan jelas membandingkan jumlah kita yang masuk neraka dengan jumlah mereka perbandinganya satu berbanding 999. artinya bila umat Muhammad yang masuk neraka satu orang, maka dari kalangan mereka (Ya'juj & Ma'juj) sejumlah SEMBILAN RATUS SEMBILAN PULUH SEMBILAN ORANG / 999 yang masuk neraka.

seperti yang beliau katakan bahwa Ya'juj dan Ma'juj keturunan nabi nuh, dan beliau menganggap bahwa Ya'juj dan Ma'juj sudah keluar, maka dalam hadis yang shahih yang di riwayatkan oleh Imam Muslim dikatakan bahwa kiamat tidak akan terjadi, hingga orang orang romawi adalah orang yang paling banyak jumlahnya. sedangkan orang orang romawi bukanlah keturunan nabi nuh, andaipun keturunan nabi nuh maka bila melihat perbandingan kita sebagai umat Muhammad yang masuk neraka misalnya satu dan dari kalangan Ya'juj & Ma'juj sejumlah 999, lalu di mana letak kesesuaianya. nyatanya sekarang orang romawi paling banyak jumlahnya.

berikutnya lagi, seperti yang telah Rosulullah jelaskan, bahwa munculnya Ya'juj dan Ma'juj terjadi ketika nabi Jsa telah turun dan membunuh dajjal. sedangkan kini nabi Isa belum turun. dajjal pun belum keluar, bahkan sai baba yang di curigai dajjal pun telah mampus, lalu bagaimana mereka bisa menjawab hadis hadis tersebut. maka bisa di pastikan mereka tidak akan mampu untuk menjawabnya, kecuali harus mengingkari hadis hadis tersebut atau mentakwil seperti syaikh ash Sa'di. padahal beliau sendiri yang mengatakan tidak boleh terbetik dalam hatinya sekecil apapun keraguan terhadap Rosulullah. anehnya beliau yang mengatakan, tetapi beliau sendiri yang meragukan perkatan Rosulullah dan tepatnya membuang kabar dari Rsulullah yang mengabarkan bahwa munculnya Ya'juj & Ma'juj terjadi ketika Isa ibnu Maryam telah turun dan membunuh dajjal.

saya kira cukup beberapa saggahan tersebut. hadis hadis yang menceritakan keluarnya Ya'juj dan Ma'juj sudah sangat jelas. orang orang yang bersusah payah, yang hanya ingin membuktikan bahwa Ya'juj dan Ma'juj telah keluar, maka sesungguhnya hanya menyesatkan dirinya sendiri. bukanya mereka mereka tidak tau adanya dalil dalil yang sangar jelas bagaikan terbitnya matahari, tetapi yang menjerumuskan mereka adalah tidak di ketahuinya keberadaan Ya'juj dan Ma'juj, inilah pokok persoalanya. sepanjang mereka mempersoalkan di mana keberadaan Ya'uj dan Ma'juj, maka selama itu pula mereka tidak akan menengok hadis hadis yang shahih.

mungkin anda termasuk orang yang menayakan keberadaan Ya'juj dan Ma'juj. kalau memang ada dimanakah mereka berada sekarang, padahal jumlah mereka jauh lebih banyak dari jumlah manusia yang ada? pertayaan tersebut wajar wajar saja, tetapi jangan sampai karena pertayaan itu berakhir dengan pengingkaran hadis hadis yang shahih. perlu kita sadari dan ingat baik baik, bahwa dinding yang menghalangi Ya'juj dan Ma'juj adalah satu satunya jalan keluar bagi mereka. dinding ini di bangun oleh zulqarnain, yang dari masanya sampai masa Rosulullah itu memakan waktu yang sangat panjang. dan dari masa Rosulullah hingga sekarang telah memakan waktu lebih dari 1400 tahun.

jika kita saja sudah berjumlah enam milyar lebih, apa lagi mereka. bila mana mereka terkurung di balik dinding yang di bangun oleh zulqarnain, yang mana dinding itu adalah satu satunya pintu keluar bagi mereka, dan mereka juga menjalani kehidupan sebagaimana makhluk hidup lainya, maka soal rizqi dan bagaimana mereka menjalani kehidupanya, maka Allah lah zat yang maha kuasa. mengingat jumlah mereka yang sangat banyak dan jauh dari jumlah kita, maka mereka hidup di dalam bumi yang konsukwensinya adalah adanyaruangan yang sangat dan teramat sangat besar didalam bumi, baik itu secara frontal atau dengan celah celah. ini adalah konsuwkwensi dari pemahaman tersebut. dan memang hadis mengabarkan secara tersirat bahwa mereka ada didalam bumi. tak masuk aqal? tapi itulah kenyataanya.

dalam Al-qur'an atau hadis, sepertinya tak ada kepastian dimana letak benteng yang dibangun zulqarnain untuk menghalangi ya'juj dan ma'juj. ada kabar bahwa ibnu katsir dalam tafsirnya menyebutkan perjalanan zurqarnain ke utara setelah berjalan keujung timur dan maghrib/maroko. namun tak adanya hadis shahih sebagai penopang ceritanya, hingga ini mungkin cerita isroiliyat. dalam bible {taurat & injil} memang ada nash yang tegas bahwa mereka akan datang dari arah utara sekali. maka jangan heran bila ada yang berkesimpulan mereka akan datang dari RUSIA. ada dalam bible bahwa mereka berasal dari negeri mesekh dan tubal. mengingat kedua kota itu ada kemiripan dengan kota yang ada di RUSIA, maka mungkin kedua kota di RUSIA itu adalah negeri mereka {ya'juj dan ma'juj} waktu dahulu dizaman zulqarnain. kedua kota itu adalah MOSKOW yang mirip dengan MESEKH dan TOBOLSKI yang mirip dengan TUBAL. perlu diingat bahwa dalam bible dikabarkan bahwa mereka akan datang dari arah utara sekali. masih ingatkah akan penjelasan Saya mengenai pembenaman ditimur dan barat,t begitu juga letak terbitnya matahari dari barat yang hanya mengambil dari satu kata saja, yaitu nama arah.

KETERANGAN TAMBAHAN.

penjelasan mengenai hadis yang mengisyaratkan Ya'juj dan Ma'juj muncul dari dalam bumi, lalu muncul pada saat yang bagaimana, dan kemunculanya juga di barengi dengan munculnya Api dari Yaman dapat di lihat pada kajian final huru hara akhir zaman. kenapa tidak di jelaskan disini, maka itu karena saya ingin menempatkan setiap peristiwa pada tempatnya, semoga bisa di pahami.


trilogi luasnya rahmat Allah



LUASNYA RAHMAT ALLAH BAGIAN PERTAMA

Sebenarnya kajian luasnya rahmat Allah ini pernah aku publikasikan dahulu. namun karena beberapa pertimbangan, akhirnya aku hapus dari wapsite ini (akhirzaman.mobie.in)  kini aku publikasikan kembali yang seharusnya tidak sekarang. namun karena adanya beberapa kali masalah pada wapsite ini, akhirnya aku salin pada catatan facebooku, dan juga saya salin pada wattpad.com. (sekarang sudah di hapus, mungkin akan di muat lagi)  suatu kali aku coba publikasikan di wattpad, namun sampai satu jam tidak juga terpublikasikan. dan hal ini aku ulang dan hasilnya sama saja. lalu beberapa hari kemudian aku lakukan pencarian tentang tema wapsite ku di google, dan ternyata apa yang aku publikasikan di wattpad sudah termuat dengan judul TELAH DEKAT TERBITNYA MATAHARI DARI BARAT. sayangnya ketika aku cari dalam bentuk ebook jar nya tidak ditemukan.

tadinya kajian luasnya rahmat Allah ini tidak aku publikasikan dahulu, namun karena terlanjur di publikasikan di wattpad, maka aku publikasikan pula di sini, yang sebelumnya masih aku kunci file kajian ini. kenapa kajian ini dulu sempat di publikasikan namun aku hapus, maka hal ini mau tidak mau akan menimbulkan kontroversi terhadap ayat dari surat huud yang saya kutip. memang kebanyakan kita ketika membaca ayat tersebut sekedar lewat saja, lain halnya bila mencermati makna yang terkandung didalamnya. walaupun kini aku publikasikan kembali, maka tidak sekarang aku jelaskan perihal ayat tersebut. rencananya aku jadikan tersendiri penjelasanya pada kajian berikutnya. tentu saja tidak sekarang karena keterbatasan waktu dan referensi. saya kira cukup pendahuluan ini, dan selamat membaca.


mengkaji masalah ini di harapkan sudah melihat penjelasan saya pada kajian Saat-nya matahari terbit dari baratperlu disadari bahwa pendapat yang pada umumnya menganggap keluarnya dajjal sebagai tanda kiamat yang pertama kali keluar itu bertentangan dengan pernyataan rosulullah yang menjelaskan bahwa tanda kiamat yang pertama kali keluar ialah terbitnya matahari dari barat. Hadis ini ada dalam shahih muslim

kita semua tau bahwa pada umumnya para ulama menolak berdalil terbitnya matahari dari barat sebagai tanda kiamat yang pertama kali terjadi karena dengan terbitnya matahari dari barat menutup pintu tobat, sedangkan nantinya nabi isa akan turun dan akan mengajak ahli kitab untuk beriman. Karena inilah beliau beliau menolak bahwa terbitnya matahari dari barat adalah tanda kiamat yang pertama kali terjadi.

,tetapi sebaliknya pendapat yang meyakini terbitnya matahari dari barat sebagai tanda kiamat yang pertama kali terjadipun konsukwensinya sudah jelas, yaitu kontra diktif dengan tanda berikutnya, yaitu seperi yang Allah firmankan. Bahwasanya tak seorangpun dari ahli kitab kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematianya.

,kedua pendapat tersebut pada dasarnya mempunyai alasan yang sama sama kuat. Tak mungkin pendapat pertama mengikuti pendapa kedua, bagaimana bisa diterima terbitnya matahari dari barat yang denganya menutup pintu tobat dapat di selaraskan dengan tanda berikutnya, yaitu turunya nabi Isa yang akan mengajak ahli kitab untuk beriman. Begitu juga pendapat yang kedua tak mungkin mengikuti pendapat yang pertama, karena Rosulullah telah bersabda, bahwa tanda kiamat yang pertama kali keluar ialah terbitnya matahari barat.

sejauh apa yang saya pahami, sepertinya pendapat kedua belum bisa menjawab atau mengurai keruwedan dalil dalil yang bisa mematahkan pendapa yang pertama. Sedangkan sebagian ulama yang berpegang pada pendapat pertama menakwilkan bahwa terbitnya matahari dari barat sebagai tanda pertama membawa makna yang terkandung dalam hadis tersebut sebagai tanda yang pertama yang menggambarkan perubahan pada alam atas/dilangit. Sedangkan keluarnya dajjal sebagai tanda kiamat yang pertama yang menggambarkan perubahan pada alam atas/dilangit. Sedangkan keluarnya dajjal sebagai tanda kiamat yang pertama yang menggambarkan perubahan alam bawah/dibumi. Itulah yang di pahami oleh al-hafidz dalam kiabnya al fath

perlu diketahui, perlu dipahami dan perlu disadari bahwa pendapat yang menganggap keluarnya dajjal sebagai tanda kiamat yang pertama kali terjadi juga tak lepas dari kontradiktif sebagaimana kontradiktifnya pendapat yang meyakini terbitnya matahari dari barat sebagai tanda kiamat yang pertama kali terjadi. Jika pendapat kedua dikatakan mustahil sebagai tanda kiamat yang pertama di sebabkan tertutupnya pintu tobat ketika terbitnya matahari dari barat sedangkan dikemudian harinya nabi Isa akan mengajak ahli kitab untuk beriman, maka hal yang semakna juga terjadi pada pendapat yang pertama. Coba perhatikan hadis berikut.

dari Abu hurairah, ia berkata, Rosulullah bersabda: 'ada tiga perkara yang apabila terjadi, maka tidaklah bermanfaat iman seseorang yang belum beriman sebelum itu, atau belum mengusahakan kebaikan dalam imanya; yaitu terbitnya matahari dari barat,dajjal, dan keluarnya binatang dari dalam bumi. Shahih Muslim kitab Iman

coba anda perhatikan dan pahami hadis tersebut. Rosulullah telah menjelaskan bahwa tertutupnya pintu tobat bukan hanya karena terbitnya matahari dari barat saja, tetapi juga karena keluarnya dajjal dan binatang dari dalam bumi. Itu artinya, kalaupun anda mengikuti pendapat yang menganggap keluarnya dajjal sebagai tanda kiamat yang pertama kali terjadi, maka itupun sudah tertutup pintu tobat. Lalu bagaimana anda menyelaraskan dengan hadis hadis yang lain, semisal turunya nabi Isa yang akan mengajak ahli kitab untuk beriman? Sedangkan keluarnya dajjal itu telah menutup pintu tobat seperti yang Rosulullah jelaskan.

lalu manakah pendapat yang benar? Seperti yang telah saya jelaskan pada kajian saatnya matahari terbit dari barat, bahwa pendapat yang benar dan pasti di dukung oleh pernyataan Rosulullah adalah pendapat yang meyakini terbitnya matahari dari barat adalah tanda kiamat yang pertama kali keluar atau terjadi. sedangkan mengenai turunya nabi Isa setelah terbitnya matahari dari barat yang akan mengajak ahli kitab untuk beriman sedangkan telah terutup pintu tobat, maka hal ini tidak seperti apa yang selama ini kita pahami dalam memahami nash nash yang mutlak. Tidak semua nash nash yang mutlak berarti maknanya mutlak tanpa batas. Sebagai contoh tentang ayat ayat yang menjelaskan kekekalan penghuni surga atau neraka, maka dalam ayat ayat yang lain dapat kita jumpai adanya ayat ayat yang menjelaskan ayat ayat yang sifatnya mutlak tanpa batas. Jika kita sering menjumpai adanya ayat ayat atau hadis yang menjelaskan kekekalan penghuni neraka, maka dalam ayat yang lain Allah menerangkan kekekalan disini ada batasnya.

adapun orang orang yang celaka, maka (tempatnya) didalam neraka, didalamnya mereka mengeluarkan dan menarik nafas (dengan merintih) mereka kekal didalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika tuhanmu menghendaki (yang lain) . Sesungguhnya tuhanmu maha pelaksana terhadap apa yang dia kehendaki. Al-qur'an surat huud ayat 106-107

bila kita perhatikan ayat 106 Allah mengabarkan bahwa orang yang celaka dalam konteks mutlak. Artinya orang yang masuk neraka pasti celaka, baik berbuat dosa besar atau dosa kesirikan. Tapi bila melihat ayat yang selanjutnya maka ayat tersebut menjelaskan bahwa yang di maksud ayat sebelumnya adalah dosa kekufuran. Ternyata ayat 107 ini juga menjelaskan ayat ayat yang lain atau hadis hadis yang lain yang hanya sekedar menjelaskan kemutlakan hukuman suatu dosa kekufuran. Artinya ayat ayat atau hadis hadis yang hanya menjelaskan hukuman suatu dosa kekufuran yang dikatakan selama lamanya di jelaskan dalam ayat ini selama adanya langit dan bumi. Atau dengan kata lain ayat 107 surat hud ini menjelaskan ayat ayat atau hadis hadis yang bersifat mutlak. kecuali..... dan seterusnya, maka kalimat ini menjelaskan adanya orang-orang yang tetap dalam hukuman kekalan tanpa batas.

contoh kedua dari Aisyah...... Malam dan siang ini tidak akan lenyap sehingga laataa dan uzza disembah (kembali). Kemudian Aisyaah berkata; 'wahai Rosulullah, sesungguhnya aku sebelumnya menduga ketika Allah menurunkn ayat, Dialah yang mengutus Rosulnya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar dia memenangkanya diatas segala agama meskipun orang-orang musyrik benci (QS. Asaff: 9) bahwa kemenangan agama ini sudah sempurna'. Maka beliau bersabda: 'sesungguhnya hal itu akan berlangsung selama yang Allah kehendaki. Kemudian Allah mengirimkan angin yang baik lalu mencabut nyawa siapa saja yang didalam hatinya terdapat iman walaupun sebesar biji sawi, dan yang tersisa tinggal orang orang yang tidak memiliki kebaikan sama sekali, sehingga mereka kembali kepada agama nenek moyang mereka. Shahih Muslim

coba perhatikan apa yang dipahami Aisyah ketika Rosulullah bersabda bahwa siang dan malam tidak akan lenyap sehingga laataa dan uzza disembah kembali, bahwasanya Aisyah memahami surat Ash saff ayat 9 itu bermakna mutlak. Mendengar apa yang dikatakan Aisyah tersebut, beliau tidak menyalahkan dan justru membenarkanya dengan penjelasan bahwa apa yang terkandung dari ayat tersebut memang mutlak maknanya, "SESUNGGUHNYA HAL ITU AKAN BERLANGSUNG SELAMA APA YANG ALLAH KEHENDAKI" dan selama apa yang Allah kehendaki itu akan berakhir ketika diutusnya angin yang akan mencabut nyawa setiap orang ang masih memiliki iman walau hanya sebesar biji sawi. Dan setelah masa ini manusia akan kembali ke agama nenek moyang mereka dan mereka akan berzina seperti halnya keledai di jalan jalan, dan yang terbaik di antara mereka adalah yang berkata pada mereka yang berzina agar melakukan hal itu di balik tembok seperti yang di jelaskan dalam hadis-hadis yang lain.

dari kedua contoh tersebut dapat diambil suatu pelajaran atau kesimpulan yang dapat di terapkan untuk menguraikan kekontradiktifan tentang tanda besar kiamat yang pertama kali terjadi. Maka dari itu terbitnya matahari dari barat adalah tanda kiamat besar yang pertama kali terjadi, dan makna yang terkandung dari konsukwensi tanda itu sifatnya mutlak dengan batasan. Dan batasan tersebut akan berakhir ketika nabi Isa turun dan telah membinasakan dajal. Inilah kesimpulan yang dapat di ambil dari kedua contoh diatas, dan andai tanpa ada hadis dari Aisyah tersebut, maka sudah pasti adanya hadis hadis yang menerangkan tentang kembalinya manusia menyembah berhala setelah diutusnya angin tersebut, dan juga ajakan nabi Isa untuk memeluk Islam seperti yang di sebutkan dalam hadis hadis shahih yang lain dan ini sudah maklum dikalangan pengkaji masalah akhir zaman.

oleh karena itu turunya nabi Isa setelah terbitnya matahari dari barat adalah suatu kepastian, karena hadis hadisnya shahih, dan kesulitan sebagian kita selama ini tak akan terjadi bila mengambil pelajaran dari dari firman Allah dalam surat hudd tersebut dan kisah Rosulullah dalam menjelaskan apa yang di pahami Aisyah mengenai surat ash shaff yang mutlak maknanya. Oleh karena itu tetutupnya pintu tobat oleh karena terbitnya matahari dari barat yang mutlak maknanya dibatasi sifatnya dan ini berakhir ketika nabi Isa telah membinasakan dajjal. Itu artinya setelah terbitnya matahari dari barat manusia dapat beriman kembali kecuali yang telah dipastikan sebagai penghuni neraka yang memiliki kekafiran yang absolute. Berikut ini penjelasanya.

sudah pasti dari hadis hadis yang shahih bahwasanya ketika telah terbit matahari dari barat, maka pada waktu duha Allah akan mengutus binatang dari dalam bumi yang dapat berbicara layaknya manusia, yang akan mengatakan kepada manusia bahwasanya manusia tidak yakin akan ayat-ayat Allah. Allah berfirman mengenai binatang tersebut.

"dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka bahwa sesungguhnya manusia tidak yakin kepada ayat-ayat kami." (QS.An-Naml:82)

ayat yang mulia ini cakupan interaksinya umum, artinya binatang itu tidak hanya akan datang pada satu wilyah tertentu saja, misalnya Arab saudi. Walaupun mungkin tidak ada hadis yang shahih yang menjelaskan aktifitas binatang itu di negeri-negeri yang lain selain arab saudi. Mungkin karena inilah Yusuf Wabil sepertinya mengingkari adanya aktifitas selain di Saudi, karena memang hadis hadis yang menjelaskan aktifitas binatang itu selain di Saudi hadis-hadisnya dhaif. bisa juga memahaminya seperti halnya pada surat huud dan apa yang rosulullah jelaskan pada Aisyah, walupun yusuf wabil tidak menyadarinya. Tapi itulah kenyataanya, bahwasanya pendapat beliau yang diambil dari hadis yang shahih membatasi apa yang terkandung dari ayat diatas/An-Naml.

oleh karena itulah, bahwasanya binatang itu tidak akan mencap dahi setiap orang yang kafir oleh karena terbitnya matahari dari barat. begitu pula binatang itu tidak akan mengusap wajah setiap orang mukmin atau muslim setelah terbitnya matahari dari barat.

andaipun memang tidak ada hadis hadis yang shahih yang menjelaskan aktifitas bintang itu selain di Arab Saudi, maka hal ini tidak menutup kemungkinan adanya aktifitas selain di negeri itu. Karena ayat An-naml tersebut sifatnya umum. meski demikian itu tidak menunjukan bahwa binatang itu akan mencap dahi dan mengusap wajah setiap manusia. wallahu a'lam

maka dari itu orang-orang yang telah kafir dengan kekafiran absolute (telah dicap dahinya oleh binatang itu) andaipun diberi umur dan menjumpai dakwah nabi Isa yang akan mengajak orang-orang kafir untuk masuk islam, maka mereka-mereka yang telah dicap dahinya sebagai lambang kekufuran di dunia tidak akan di terima kembali keislamanya.

sedangkan orang-orang yang tidak di cap dahinya atau tidak di usap wajahnya tidak menjamin dia bakal selamat dari kekufuran walaupun telah melihat tanda kebesaran Allah (terbitnya matahari dari barat). Alasanya ada sebuah hadis yang memiliki indikasi yang cukup yang menceritakan peperang dengan kaum kafir, di mana sepertiga pasukan muslimin akhirnya murtad. Hadisnya ada pada pembahasan Almalhamah. Dalam hadis tersebut dikisahkan bahwa datang pasukan kafir untuk memerangi kita. lalu datanglah pasukan kita dari Madinah yang di katakan dalam hadis PASUKAN TERBAIK PADA SAAT ITU. Akhirnya mereka berperang dan sepertiga dari pasukan itu akhirnya murtad, sepertiga lagi Syahid dan sisanya memenangkan peperangan tersebut dan merekalah yang akan menaklukan konstantinopel. Penaklukan konstantinopel ini terjadi ketika dajjal telah keluar dan bahkan di masa-masa akhir kehidupanya, yang mana pada saat itu dajjal sudah ada di dunia Arab atau bahkan di Syam, Tempat kebinasaan dajal. Maka dari itu peperangan yang terjadi antara pasukan dari Madinah dan kaum kafir terjadi pada masa dajjal, dan tentunya setelah terbitnya matahari dari barat serta keluarnya binatang dari dalam bumi. Oleh karena mereka kafir setelah terbitnya matahari dari barat, maka indikasinya tidak semua kaum muslimin akan di usap wajahnya, dan di cap dahinya. sedangkan yang telah di usap wajahnya itu adalah kabar baik yang di segerakan, sebagaimana pula sebaliknya yang di cap dahinya sebagai kabar buruk yang di segerakan.

maka dari itu dapat disimpulkan bahwa orang yang kafir setelah terbitnya matahari dari barat tidak semuanya akan di cap dahinya sebagai kekafiran yang absolute apa lagi aktifitas binatang ini juga tidak jelas, kecuali yang shahih . Maka mereka mereka yang telah menerima kabar buruk berupa dicap dahinya tidak akan dapat lagi merasakan manisnya iman, andai mereka menjumpai dakwah nabi Isa. Seandainya mereka mereka dapat kembali beriman, niscaya mereka mereka tidak akan di cap dahinya.

sedangkan disisi lain kaum muslimin tidak semuanya akan di usap wajahnya, yang mana bagi yang di usap wajahnya sebagai kabar baik dari Allah didunia ini, maka yang tidak mendapatkan kabar baik ini ada kemungkin dia termasuk golongan sepertiga yang murtad. sejauh yang saya ketahui tidak ada penjelasan dari Allah maupun rosulnya yang mengabarkan bahwa binatang tersebut akan mengembara keseluruh bumi, oleh karenanya tidak setiap orang yang tidak di usap wajahnya terancam akan masuk ke dalam sepertiga golongan yang celaka tersebut, insya Allah.

walaupun demikian bukan berarti binatang tersebut hanya beraktifitas di dunia Arab saja, kususnya Saudi. tetapi yang perlu di tekankan disini, bahwasanya binatang tersebut tidak akan mengecap dahi setiap orang yang kafir YANG kekafiranya karena kafir bawaan, yaitu orang-orang kafir sejak lahir. andai pun mereka yang telah di cap dahinya menjumpai dakwah Isa ibnu Maryam, maka mereka itu tak akan di terima lagi keimananya, karena cap itu lambang kekafiran yang Absolute, wallahu a'lam. dan begitu juga tidak setiap orang akan di usap wajahnya, yang tentunya juga bukan berarti mereka bagian dari orang-orang yang nantinya kafir. apalagi sudah jelas bahwa yang nantinya kafir adalah orang-orang yang akan ikut berperang. insya Allah

tak terbayangkan umat Islam yang mencapai satu milyar akan diusap wajahnya dan di cap dahinya yang akhirnya kafir, lalu berapa lamanya binatang itu melakukanya. ini bukan aqal semata, tetapi dadil-dalil memang sejalan dengan aqal. maka dari itu setiap manusia yang kafir setelah terbitnya matahari dari barat, dan ini bisa jadi yang akan mengikuti dakwah/pengakuan dajjal, maka mereka masih ada kesempatan untuk beriman kembali. dan dengan catatan mereka bukan termasuk orang orang yang dicap dahinya oleh binatang tersebut, yang mana tanda itu sebagai lambang kekafiran yang absolute. inilah yang dimaksud dalam tema ini, luasnya rahmat Allah. insya Allah

PERHATIAN!

seperti yang di jelaskan dalam hadis yang shahih, bahwasanya orang-orang kafir yang menjumpai dakwah nabi Isa hanya memiliki dua pilihan, masuk Islam atau mati dalam keadaan kafir. bagi ahli kitab mungkin akan beriman seluruhnya, karena Allah berfirman bahwa tak seorangpun dari ahli kitab kecuali akan beriman kepadanya nabi Isa sebelum kematianya. mungkin ayat ini sifatnya mutlak, atau mungkin sifatnya seperti hadis dajjal yang mana digambarkan bahwa tak sejengkal tanah pun kecuali dajjal akan menginjakan kakinya disitu. tapi nyatanya Mekkah, Madinah, juga pegunungan tempat kaum muslimin tak terjamah oleh dajjal. itu artinya hadis tersebut sifatnya penyangatan, atau sesuatu yang sangat ditekankan, atau yang jelas ini sifatnya mutlak dengan pengecualian. begitu juga ayat tersebut tak seorangpun dari ahli kitab kecuali..... , karena rosulullah mengabarkan bahwa tak ada pilihan ketiga, masuk islam atau mati.

oleh karena hal itu, andai ada dari ahli kitab yang tidak sempat menjumpai dakwah Isa ibnu Maryam, baik itu karena mati terlebih dahulu atau karena yang lainya, maka barangkali hadis ini bisa menjawab hal tersebut.

dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah Shallallahu allai wa sallam bersabda: "Demi Dzat Yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, Tidak ada satu pun dari umat ini, baik orang Yahudi maupun orang Nasrani yang mendengar tentang aku, lalu ia mati, dan tidak beriman terhadap risalahku, melainkan ia adalah penghuni neraka. (Sahih Muslim dalam bab Iman,135)

penyebutan Yahudi dan Nasrani, baik itu dalam Al-qur'an atau hadis, maka hal ini tidak meniadakan untuk selain mereka. bagaimana mungkin Yahudi dan Nasrani saja tidak ada pilihan ketiga masuk Islam atau mati , lalu untuk selain mereka hindu, budha dan lain sebagainya ada pilihan lain. penyebutan dua umat itu, bila dalam Al-qur'an lihatlah sebab turunya ayat atau lihat ayat sebelumnya bila ada indikasi sebab adanya penyebutan tentang umat tersebut.bila dalam hadis lihatlah sebab adanya Rosulullah bersabda tentang dua umat tersebut. maka insya Allah ada konteks yang konteks tersebut tidak mengkhususkan untuk dua umat tersebut, kecuali sebatas sisi penekanan terhadap umat tersebut. maka dari itu, bila ahli kitab saja masih ada kesempatan, apa lagi selain dari mereka. wallahu a'lam.

KESIMPULAN

Kesimpulan dari kajian ini adalah adanya rahmat Allah yang luas yang dalam konteks ini di tujukan untuk orang-orang kafir yang cakupanya mutlak, dan apa yang ada dalam dalil-dalil penekananya pada orang-orang kafir oleh karena terbitnya matahari dari barat dan oleh karena penyembahanya pada dajjal (karena dajjal muncul setelah terbitnya matahari dari barat). dan luasnya rahmat Allah ini berupa di terimanya kembali keimanan setelah terbitnya matahari dari barat, dan hal ini insya Allah tidak pernah terlintas dalam benak manusia, kecuali Al-Qurtuby walaupun tanpa mendatangkan dalil yang kokoh. karena ini memang hasil kesimpulan saya pribadi, maka silahkan di kaji dan di renungkan dalam-dalam. sudah menjadi stigma buruk untuk orang-orang seperti saya, maka dari itu silahkan anda tak sependapat dengan apa yang telah saya uraikan. yang jelas saya akan tinggalkan kesimpulan ini bila ada penjelasan yang mematahkan apa yang telah saya uraikan. mungkin hal ini menyelisihi jumhur ulama dalam kesimpulan ini, tetapi karena dalil-dalil lah yang menuntun saya untuk berbeda dengan kebanyakan pendapat yang ada.

final huru hara akhir zaman



FINAL HURU HARA AKHIR ZAMAN

Ya`juj dan Ma`juj dalam kitab bible

sebelum saya jelaskan lebih lanjut, saya akan bawakan ayat ayat dari bible yang menjelaskan tentang ya`Juj dan ma`juj.

kitab yehezkiel 38.1 datanglah firman tuhan kepadaku.
ayat ke 2 hai anak manusia tunjukanlah mukamu kepada gog di tanah magog, yaitu raja agung negeri mesekh dan tubal dan bernubuatlah melawan dia.
ayat ke 3. Dan katakanlah beginilah firman tuhan allah, lihat, aku akan menjadi lawanmu hai gog raja agung negeri mesekh dan tubal.
ayat ke 4. Aku akan menarik engkau dengan menggunakan kelikir pada rahangmu dan membawa engkau keluar beserta seluruh tentaramu. Yaitu pasukan berkuda, semuanya berpakaian lengkap. Suatu kumpulan besar orang banyak dengan perisai besar dan kecil dan semuanya berpedang di tanganya.
ayat ke 5. Orang persia, etopia dan put menyertai mereka dan semuanya dengan perisai dan ketopang.
ayat ke 6. Orang gomer dengan seluruh bala tentaranya bet-togarma dari utara sekali dengan seluruh bala tentaranya, banyak bangsa menyertai engkau.
ayat ke 7. Bersedialah dan bersiaplah engkau dengan semua kumpulan orang yang menggabungkan diri dengan engkau dan jadilah pelindung bagi mereka.
ayat ke 8. Sesudah waktu yang lama sekali engkau akan mendapat perintah pada hari yang terkemudian dan engkau akan datang di sebuah negeri yang di bangun kembali, sesudah musnah karena perang dan engkau menuju suatu bangsa yang di kumpulkan dari tengah tengah banyak bangsa di atas gunung gunung israel yang telah lama menjadi reruntuhan. Bangsa ini telah di bawa keluar dari tengah tengah bangsa dan mereka semuanya diam dengan aman tentram.
ayat ke 9. Engkau muncul seperti angin badai dan datang seperti awan yang menutupi seluruh bumi.
ayat ke 10. Beginilah firman tuhan allah, pada hari itu timbulah niat dalam hatimu dan engkau membuat rancangan jahat.
ayat ke 11. Engkau berkata, aku akan bangkit bergerak menyerang tanah yang kota kotanya tanpa tembok dan akan mendatangi orang orang yang hidup tenang tenang dan diam dengan aman tentram. Mereka semuanya diam tanpa tembok atau palang atau pintu gerbang.
ayat ke 12. Engkau bermaksud untuk merampas dan menjarah dan mengacungkan tanganmu terhadap reruntuhan reruntuhan yang sudah di diami kembali dan menyerang umatku yang di kumpulkan dari tengah tengah bangsa. Mereka sudah mempunyai ternak dan harta benda dan mereka diam di pusat bumi.
ayat ke 13. Negeri syeba dan dedan beserta pembeli pembeli barangnya, negeri tarsis beserta pedagang pedagangnya akan berkata padamu, apakah engkau datang untuk merampas dan mengumpulkan sekutumu untuk menjarah untuk mengangkut perak dan emas, untuk melarikan ternak dan harta benda dan untuk melakukan perampasan yang hebat sekali.
ayat ke 14. Sebab itu bernubuatlah hai anak manusia dan katakanlah kepada gog. Beginilah firman tuhan allah, ketika umatku israel sedang diam dengan aman tentram pada waktu itulah engkau akan bergerak.
ayat ke 15. Dan datang dari tempatmu dari utara sekali, engkau dengan banyak bangsa yang menyertai engkau. Mereka semuanya mengendarai kuda. Suatu kumpulan yang besar dan suatu pasukan yang kuat.
ayat ke 16. Engkau bangkit dengan melawan umatku israel seperti awan yang menutupi seluruh bumi. Pada hari yang terkemudian akan terjadi hal itu dan aku akan membawa engkau untuk melawan tanahku, supaya bangsa bangsa mengenal aku, pada saat aku menunjukan kekudusanku kepadamu di hadapan mereka hai gog.
ayat ke 17. Beginilah firman tuhan allah, engkaulah itu tentang siapa aku sudah berfirman pada hari dahulu kala dengan perentaraan hamba hambaku yaitu nabi nabi israel yang bertahun tahun bernubuat pada waktu itu bahwa aku akan membawa engkau melawan umat umatku.
ayat ke 18. Pada waktu itu pada saaat gog datang melawan tanah israel, demikianlah firman tuhan allah, amarahku akan timbul dalam murkaku.
ayat ke 19. Dalam cemburuku dan dalam api kemurkaanku, aku akan berfirman pada hari itu pasti terjadi gempa bumi yang dahsyat di tanah israel.
ayat ke 20. Ikan ikan di laut, burung burung di udara, binatang binatang di hutan, segala binatang melata yang merayap di bumi dan semua manusia yang ada di atas bumi akan gentar melihat wajahku. Gunung gunung akan runtuh, lereng lereng gunung akan longsor dan tiap tiap tembok akan roboh ke tanah.
ayat ke 21. Dan aku akan memanggil segala macam kejutan terhadap gog. Demikianlah firman tuhan Allah, sehingga pedang seorang akan memakan yang lain.
ayat ke 22. Aku akan menghukum dia dengan sampar dan tumpahan darah, aku akan menurunkan hujan lebat, rambut, api dan hujan belerang ke atasnya dan keatas bala tentaranya dan keatas banyak bangsa yang menyertai dia.
ayat ke 23. Aku akan menunjukan kebesaranku dan kekudusanku dan menyatakan diriku di hadapan bangsa bangsa yang banyak dan mereka akan mengetahui bahwa akulah tuhan.
Kitab yehezkiel 39. Ayat ke 1. Dan engkau anak manusia bernubuatlah melawan gog dan katakanlah, beginilah firman tuhan Allah, lihat aku akan menjadi lawanmu hai gog raja agung negeri mesek dan tubal.
ayat ke 2. Dan aku akan menarik dan menuntun engkau dan aku akan mendatangkan engkau dari utara sekali dan membawa engkau ke gunung gunung israel.
ayat ke 3. Aku akan memukul tangan kirimu sehingga busurmu jatuh dan membuat panah panahmu berjatuhan dari tangan kananmu.
ayat ke 4. Di atas gunung israel engkau akan rebah dengan seluruh bala tentaramu beserta bangsa bangsa yang menyertai engkau dan engkau akan kuberikan kepada burung burung buas dari segala jenis dan kepada binatang binatang buas menjadi makananya.
ayat ke 5. Engkau akan rebah di padang sebab aku yang mengatakanya. Demikianlah firman tuhan Allah.
ayat ke 6. Aku mendatangkan api ke atas magog dan ke atas orang orang yang diam di daerah pesisir dengan aman tentram dan mereka akan mengetahui bahwa akulah tuhan.
ayat ke 7. Dan aku akan menyatakan namaku yang kudus di tengah tengah umatku israel dan aku tidak lagi membiarkan namaku kudus di najiskan, sehingga bangsa bangsa akan mengetahui bahwa akulah tuhan yang maha kudus di israel.
ayat ke 8. Sungguh pasti datang dan terjadi, yaitu hari yang ku firmankan.
ayat ke 9. Dan yang diam di kota kota israel akan keluar dan menyalak api serta membakar semua perlengkapan senjata gog yaitu perisai kecil dan besar, busur dan panah, tongkat pemukul dan tombak dan mereka membakarnya selama tujuh tahun.
ayat ke 10. Mereka tidak akan mengambil kayu dari hutan belukar atau membelah kayu api di hutan hutan, sebab mereka akan menyalakan api itu dengan perlengkapan senjata itu, mereka akan merampas orang orang yang merampas mereka dan menjarah orang orang yang menjarah mereka. Demikianlah firman tuhan Allah.
ayat ke 11. Maka pada hari itu aku akan memberikan kepada gog suatu tempa dimana ia akan dikubur di israel, yaitu lembah penyeberangan di sebelah timur dari laut dan kuburan itu akan menghalangi orang orang yang menyeberang. Disana gog akan di kubur dengan semua khalayak ramai gog.
ayat ke 12. Kaum israel akan mengubur mereka selama tujuh bulan dengan maksud mentahirkan tanah itu.
ayat ke 13. Dan seluruh penduduk negeri turut menguburkanya dan hal itu menjadikan mereka kenamaan. Pada hari aku menyatakan kemuliaanku demikianlah firman tuhan Allah.
ayat ke 14. Beberapa orang di khususkan untuk terus menerus menjelajah tanah itu seluruhnya untuk mengubur orang orang yang masih bergelimpangan di atas tanah dengan maksud mentahirkanya, sesudah lewat yang tujuh bulan itu mereka akan memeriksa tanah itu.
ayat ke 15. Kalau mereka menjelajahinya dan seorang menjumpai sepotong tulang manusia, maka ia harus meletakan batu disampingnya sebagai tanda sampai tukang tukang kubur menguburkanya di lembah khalayak ramai gog.
ayat ke 16. Dan ada juga nama kota hamona dengan demikian mereka mentahirkan tanah itu.
ayat ke 17. Dan engkau anak manusia beginilah firman tuhan Allah, katakanlah kepada segala jenis burung burung dan segala binatang buas. Berkumpulah kamu dari segala penjuru pada perjamuan yang kulakukan bagimu, yaitu suatu perjamuan korban yang besar di atas gunung gunung israel, kamu akan memakan daging dan minum darah.
ayat ke 18. Daging para pahlawan akan kamu makan dan darah para pemimpin dunia akan kamu minum, mereka semuanya ibarat domba jantan, anak domba, kambing jantan dan lembu jantan, ternak gemukan dari basan.
ayat ke 19. Kamu akan makan lemak sampai kamu kenyang dan minum darah sampai kamu menjadi mabuk pada perjamuan korban yang di adakan bagimu.
ayat ke 20. Kamu akan menjadi kenyang pada perjamuanku dengan makan kuda dan penunggangnya, pahlawan dan semua orang yang berperang, demikianlah firman tuhan Allah.

yehezkiel adalah nama nabi dari bani israel. Dalam islam di kenal dengan nama nabi zulkifli, tetapi saya belum tau pasti kebenaran pendapat ini. Yang di maksud gog dan magog adalah ya'Juj dan ma'juj dalam agama islam.ketika nanti mereka keluar, maka allah sendiri yang akan menghancurkanya. Ini pula yang tersurat pada ayat ke 3. Apakah nanti mereka akan menggunakan kuda, maka itu tidak penting, dan dalam hadis hadis yang shahih sepertinya tak ada penjelasan itu. Begitu pula adanya bangsa bangsa yang bergabung dengan mereka, seperti ayat ke 5. Tetapi kita tidak boleh mendustakan kabar ini, dan juga tidak boleh membenarkanya.

pada ayat ke 8, diceritakan bahwa ya'juj dan ma'juj akan menuju suatu bangsa yang dikumpulkan dari tengah tengah banyak bangsa di atas gunung gunung israel. Jika tidak salah menafsirkan, maka berikut ini penjelasanya; yang dimaksud akan menuju suatu bangsa adalah palestina seperti yang di tegaskan kalimat selanjutnya, yaitu di atas gunung gunung israel. Ketika membaca kata israel, maka jangan dipahami negara israel saat ini, karena sesungguhnya itu tanah palestina yang di jajah. Dan lagi pula tak ada negara israel pada zaman nabi yehezkiel/zulkifli, kecuali palestina.

agama pada dasarnya satu, yaitu tauhid dengan pengertian bahwa allah saja yang di sembah dan tidak ada tuhan kecuali allah. Sebelum diutusnya nabi kita, maka syariat nabi isa atau agama yang di bawanya pada dasarnya dari allah. Dan mungkin penamaan agama yang di bawa beliau berbeda dengan apa yang ada saat ini. Begitu pula nabi nabi yang lainya. Maka dari itu, apa yang di nubuatkan oleh nabi nabi terdahulu tentang akhir zaman, maka sejatinya untuk kita umat islam. Perbedaan nama agama dan syariat, tidak menafikan bahwa pada dasarnya dari allah. Hanya saja ketika telah datang nabi kita dengan membawa syariat baru, maka ajaran ajaran nabi terdahulu tidak berlaku lagi. Mengenai nubuat nubuat tentang akhir zaman yang diceritakan oleh nabi nabi yang terdahulu, maka insya allah tidak akan bertentangan dengan apa yang di sampaikan oleh nabi kita. hanya saja apa yang di ceritakan oleh ahli kitab tidak bisa di jamin kebenaranya. Maka dari itu, apa yang sesuai dengan yang di sampaikan oleh rosulullah, maka insya allah memang begitu adanya. Tetapi jika kita dapati sesuatu yang bertolak belakang dengan yang kita dapati, maka hal itu kita tolak. Sedangkan apa yang tidak bertentangan dan tidak pula berkesesuaian atau tepatnya suatu cerita tentang akhir zaman yang mana rosulullah tidak menceritakanya, maka kita tidak membenarkanya dan tidak pula mendustakanya. Maka paling tidak hal itu sebagai suatu kajian agar kita berhati hati, apa lagi bila hal itu ternyata sesuai dengan kajian yang di dapatkan dari hadis hadis yang shahih. Yang saya maksudkan adalah, jika kita dapati suatu hadis yang shahih yang menceritakan tentang akhir zaman, lalu selama ini kita hanya mendapatkan apa yang nampak dari hadis itu, kemudian jika di kaji lebih dalam lagi ternyata menghasilkan suatu peristiwa yang selama ini tidak tampak, maka hasil dari kajian ini ternyata telah ada yang mendahului, yaitu apa yang di nubuatkan oleh nabi nabi terdahulu. Dan jika dilihat dari sisi ini, insya allah apa yang kita dapatkan dari sisa sisa peninggalan nabi nabi terdahulu akan menambah keimanan kita. Inilah yang akan diterapkan pada kajian ini dan semisalnya.

Seperti yang telah saya jelaskan mengenai keluarnya api dari yaman yang terjadi di saat keluarnya ya`juj dan ma`juj, maka di dalam ayat inipun menjelaskan seperti apa yang telah saya jelaskan. Coba kita perhatikan ayat ke 8 ini `...suatu bangsa yang di kumpulkan dari teƱgah tengah banyak bangsa...` dalam hadis hadis yang shahih di ceritakan bahwa api tersebut akan di bangkitkan dari yaman. Dan yaman di sini bisa di katakan di tengah tengah bangsa islam lainya, dan dalam hadis hadis yang shahih api itu akan menggiring manusia sampai di syam. Lalu apakah ayat ke 8 tersebut sama dengan yang di maksud hadis hadis tersebut? Saya tidak bisa menutup nutupi bahwa itulah yang saya maksudkan. Dan hal ini di pertegas pada pasal 39 ayat 6 yaitu, aku mendatangkan api ke atas magog dan ke atas orang orang yang diam di daearah pesisir dengan aman tentram dan mereka akan mengetahui bahwa akulah tuhan. Perhatikan bahwa Allah akan mendatangkan api di daerah pesisir, dan ingat pula hadis tentang api yang akan di bangkitkan dari yaman yang dalam riwayat lain, api itu akan muncul dari laut hadhramaut, dan ini di Yaman. Penyebutan ya`juj dan ma`juj dalam ayat ini yang di dahulukan atas warga pesisir, maka disini tidaklah bersifat berurutan. Kalaupun demikian, maka yang menjadi dalil adalah hadis yang shahih.

ayat 9 ini seperti hadis yang mengatakan bahwa jajuj dan majuj akan turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan yang di maksud datang bagaikan awan yang menutupi seluruh bumi, itu karena jumlah mereka yang sangat banyak sekali. Dalam hadis di ceritakan bahwa mereka tidak akan mati hingga mereka meninggalkan seribu keturunan. Dan dalam hadis yang shahih berikut ini akan menguatkan apa yang telah saya singgung tadi.


dari abu said al kudri dari rosulullah beliau bersabda: 'allah berfirman! 'wahai adam! Lalu adam menjawab, 'aku sambut panggilanmu ya allah, dan dengan bahagia aku menerima perintahmu, segala kebaikan berada di tanganmu. Kemudian ia berfirman, 'keluarkanlah pasukan ahli neraka! Adam bertanya, 'apakah pasukan ahli neraka itu? Allah berfirman, dari 1000 orang ada 999 orang (yang masuk neraka). Maka ketika itu anak anak kecil rambutnya mendadak beruban, setiap yang hamil melahirkan kandunganya, dan kamu lihat manusia sama mabuk padahal mereka tidak mabuk, melainkan hanya adzab allah itu pedih. Para sahabat bertanya, 'wahai rosulullah, bagaimana posisi kita kalau yang bukan pasukan neraka itu hanya satu orang di antara seribu orang? Beliau menjawab, bergembiralah karena di antara kamu hanya seorang (yang masuk neraka) sedangkan dari yajuj dan majuj seribu orang (yang masuk neraka). Shahih bukhari


hadis ini demikian jelas nya mengabarkan jumlah mereka yang seribu kali lebih banyak dari kita. Lalu di mana mereka saat ini? Sabar dulu. Anda mungkin susah membayangkan ketika mereka berada di atas muka bumi ini nantinya dan mereka merambah seluruh bumi kecuali... Apakah mereka akan membunuh setiap manusia yang di jumpai? Maka hal in saya tak mengetahui ada hadis yang seperti itu.

seperti yang telah saya jelaskan pada pembahasan pembenaman di jazirah arab, maka ayat ke 16 dan 19 ini pun telah mengisyarat kan hal itu. Dan perhatikan ayat 20 sampai 23. Pada pasal 39 ayat 2 dan ayat ayat lain yang semisal mengindikasikan bahwa yajuj dan majuj akan muncul dari rusia. Benar atau tidak, itu tidak penting. Ada sebagian pengkaji masalah ini yang berpendapat bahwa yajuj dan majuj akan muncul dari azerbaizan dan ada pula yang berpendapat di antara samarkan dan india. Tetapi sampai saat ini tidak ada bukti yang dapat di percaya bahwa ada orang yang mengetahui sebuah benteng yang tinggi menjulang setinggi dua gunung yang menghimpitnya. Tidak adanya orang yang melihat itu, tidak berarti membuktikan tidak adanya benteng itu. Hal ini jika kalian benar benar beriman kepada allah, kecuali jika kalian menyembah akal kalian.

ayat ke 9 pasal 39 yang menceritakan tentang pembakaran senjata yajuj dan majuj srlama tujuh tahun tersebut, ternyata sama dengan hadis shahih berikut ini.


...orang orang islam akan membuat perapian dari senjata senjata mereka [Ya`juj dan ma`juj] selama tujuh tahun. HR Imam Tirmidzi. Dari ensiklopedi kiamat hal 237

YA'JUJ dan MA'JUJ AKAN MUNCUL DARI DALAM BUMI

dalam perjanjian lama kitab wahyu pasal 20 ayat 9 di ceritakan bahwa gog dan magog atau yajuj dan majuj akan muncul dari dalam bumi, berikut ini ayat tersebut

maka naiklah mereka [Gog dan magog/Ya`juj dan ma`juj] ke seluruh daratan bumi lalu mengepung perkemahan tentara orang orang kudus dan kota yang dikasihi itu/Palestina, tetapi dari langit turunlah api menghanguskan mereka.

lalu apakah ayat ini bisa di jadikan dalil? Pada dasarnya yang di jadikan dalil adalah hadis yang shahih. Hanya saja ayat ini sama dengan hadis shahih yang menjelaskan yajuj dan majuj yang akan muncul dari dalam bumi. Maka ayat ini semakin menambah keimanan kita, walaupun injil dan taurat yang sudah di palsukan, ternyata masih menyisakan ayat ayat yang sesuai dengan apa yang kita dapatkan dari rosulullah. Berikut ini hadis shahih yang menjelaskan yajuj dan majuj akan muncul dari dalam bumi.

dalam sunan at tirmidzi, sunan ibnu majah, sunan ibnu hibban, mustadrak al hakim, dan musnad ahmad di riwayatkan dari abu hurairah bahwa rosulullah bersabda, sesungguhnya yajuj dan majuj menggali setiap hari. ketika mereka nyaris/hampir melihat sinar matahari,berkatalah orang yang di atas mereka, kembalilah dan kita akan menggalinya lagi besok. Allah lalu mengembalikanya lebih rapat dari semula, hingga mereka sampai ke tenggat mereka dan allah berkehendak untuk membangkitkan mereka kepada manusia.....selengkapnya di buku enseklopedi kiamat hal 237

coba anda perhatikan kalimat hadis tersebut yang telah di beri tanda, " ketika mereka nyaris/Hampir melihat sinar matahari" hal ini membuktikan bahwa Ya`juj dan Ma`juj sekarang ini berada di dalam bumi. Lalu bagaimana mereka hidup dan lain lain bila di dalam bumi? Untuk hal hal seperti ini jangan kita menghukumi dengan akal kita, bila tidak, maka akan menghantarkan kita kepada kekufuran. Allah yang menciptakan maka allah pula yang memberi rizki kepada mereka, dan allah maha kuasa. Bila kita jumpai hewan hewan yang hidup di dalam tanah, lalu apa sulitnya allah menciptakan mereka dengan segala perbedaan dengan manusia yang hidup di atas bumi.

sekarang akan saya sebutkan awal dari kemunculan yajuj dan majuj hingga fitnah ini berakhir. Semacam kronologi.

setelah binasanya dajjal di tangan nabi isa, kemudian munculah yajuj dan yajuj, dan tandanya apabila umat islam kembali ke negerinya masing masing setelah berperang bersama isa bin maryam. yaumul qiyamah hal 361 datanglah menemui isa suatu kaum yang mana allah telah melindungi mereka dari [Fitnah] dajjal. Isa lalu mengusap wajah mereka dan memberitahukan kepada mereka tentang derajat derajat mereka di syurga. Ketika ia dalam keadaan seperti itu, tiba tiba Allah mewahyukan kepada isa, firmanya: Aku telah mengutus hamba hambaku yang mana tiada kemampuan bagi siapa pun untuk memerangi mereka. Oleh karena itu, berikanlah perlindungan kepada hamba hambaku di gunung thur. Kemudian allah mengutus yajuj dan majuj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. shahih muslim. Dari buku kisah dajjal hal 76 mereka merambah bumi. Orang orang muslim berlindung ke kota kota dan benteng benteng untuk menghindari mereka. Mereka merampok hewan hewan kaum muslim. Mereka meminum air air di bumi, sampai sebagian mereka melewati sebuah suangai dan meminum airnya hingga kering, lalu lewat orang orang setelah mereka dan berkata, 'dulu disini pernah ada air' ensiklopedi kiamat hal 238 ketika mereka sampai di jazirah arab, terjadilah pembenaman di wilayah itu. lihat pembahasan no 18.peristiwa ini telah di isyaratkan dalam bible kitab yehezkiel ayat 18 samapai 20. Sedangkan disisi lain tepatnya di yaman, munculah api yang sangat besar dari laut hadhramaut. Yang api ini akan menggiring manusia sampai ke syam. Dalam keadaan seperti ini, semua manusia yang di datangi api itu mau tak mau harus pergi. Baik dengan berjalan kaki atau dengan naik binatang ternak. api itu menjadi adzab bagi sebagian manusia, dan menjadi rahmat bagi sebagian yang lain. Karena dengap api itulah mereka dapat terlindungi dari kejahatan yajuj dan majuj. Sementara di sisi lain yajuj dan majuj sampai di danau thabariyah. Kelompok pertama dari mereka melewati telaga thabariyah lalu meminum airnya. Kemudian kelompok terakhir dari mereka melewati juga telaga thabariyah tersebut lalu berkata: di tempat ini, dulu pernah ada air. kemudian mereka berjalan hingga ke gunung khamr/Arak seraya berkata: sungguh kami telah membunuh makhluk makhluk yang ada di bumi, oleh karena itu marilah! Kita bunuh siapa saja yang ada di langit. Kemudian mereka melesatkan anak anak panah mereka ke langit, kemudian allah mengembalikan anak anak panah itu dalam keadaan berlumuran darah.shahih muslim, kisah dajjal hal 184 kemudian nabi isa dan sahabat sahabatnya terkepung, sehingga kepala sapi jantan milik salah seorang di antara mereka adalah lebih berhatga dari uang seratus dinar milik salah seorang dari kalian saat ini. Kemudian isa dan sahabat sahabatnya memohon kepada allah dengan sunguh sungguh, lalu allah mengirimkan kepada mereka ulat ulat di leher leher mereka, yang dengan itu mereka semua mati seperti matinya satu jiwa. shahih muslim, kisah dajjal hal 76.[lalu ada beberapa orang berkata] adakah sukarelawan yang mau melihat yang sedang di lakukan musuh? [Lalu] salah seorang bersedia, dan di perkirakan dia bakal terbunuh. Dia turun dan menemukan mereka sudah menjadi bangkai yang bertumpuk tumpuk, lalu dia berseru hai orang orang islam, bergembiralah! Sesungguhnya allah telah mengalahkan untuk kalian musuh kalian.ensiklopedi kiamat hal 238 kemudian allah mendaratkan isa dan sahabat sahabatnya di muka bumi, shahih muslim, kisah dajal hal 76 Mereka [semua manusia] keluar dari kota kota dan benteng benteng mereka, dan melepaskan hewan hewan ternak mereka, tetapi mereka tidak mendapatkan [sejengkal tanahpun] tempat pengembalaan kecuali telah di penuhi oleh daging daging mayat mereka. Maka, sesuatu yang paling di syukuri saat itu adalah rumput yang di temukan. ensiklopedi kiamat hal 238 kemudian isa dan sahabat sahabatnya memohon kepada allah dengan sunguh sunguh. Lalu allah mengirimkan kepada mereka sekawanan burung yang seperti leher leher unta, kemudian membawa mereka dan menempatkan mereka di tempat yang allah kehendaki. shahih muslim. Dari buku kisah dajjal hal 76

SESUATU YANG TAK TERBACA

dalam shahih muslim yang telah saya sebutkan, `sungguh kami telah membunuh makhluk-makhluk yang ada di bumi, oleh karena itu marilah! Kita bunuh siapa saja yang ada di langit` hadis ini dengan jelas mengindikasikan bahwa yajuj dan majuj membunuh siapa saja yang di jumpai. Dan kita mengetahui bahwa mereka merambah semua permukaan bumi. Semua permukaan bumi disini, jika di sebelah utara rusia dan sekitarnya. Disebelah timur china dan sekitarnya. Sebelah barat maroko dan eropa mencapai inggris. Dan selatan afrika. Intinya adalah setiap negeri yang tak terpisakan oleh laut dengan negeri yang disitu yajuj dan majuj menginjakan kakinya, maka negeri negeri tersebut akan di datangi oleh mereka dan semua manusia akan di bunuhnya kecuali siapa yang di selamatkan oleh allah. maka dari itu, munculnya api dari yaman mempunyai hikmah di samping sebagai adzab. Siapa yang terbakar oleh api tersebut, maka itu adalah adzab, dan yang selamat sampai di syam, maka itu adalah rahmat bagi mereka. Karena api itulah yang akan menghalangi mereka dari yajuj dan majuj. Dan merekalah bagian dari orang orang yang akan melanjutkan kehidupan selanjutnya.

setelah kebinasaan yajuj dan majuj, maka merekalah yang akan melanjutkan kehidupan ini dengan isa bin maryam. Dan beliau akan wafat setelah empat puluh tahun kehidupanya,dihitung dari turunya beliau ke muka bumi ini. Ketika beliau sudah wafat maka allah akan mengutus angin yang mencabut nyawa setiap manusia yang memiliki iman walaupun hanya sebesar biji sawi. Dan yang tertinggal adalah manusia manusia yang di pandang kafir, dan pada merekalah kiamat itu akan terjadi.sekarang yang kita kaji tentang angin yang di utus tersebut, apakah sifatnya akan mengglobal ataukah sifatnya khusus, yaitu hanya di syam saja. Seperti yang telah saja katakan bahwa yajuj dan majuj akan membunuh siapa saja yang di temuinya, kecuali yang allah kehendaki untuk diselamatkanya. Jika kita lihat peta dunia maka yang tidak termasuk negeri yang di datangi yajuj dan majuj adalah indonesia, australi, new zealand dan yang lain yang tak di sebutkan disini. Mengenai jepang saya tak yakin masih ada manusia yang hidup lagi setelah jepang di tenggelamkan. Saya sudah mengkajinya pada pembahasan penenggelaman di timur. begitu juga amerika dan sekitarnya. Lihat pembahasan penenggelaman di barat. Maka dari itu, tidak menutup kemungkinan bahwa angin itu hanya terjadi di syam saja. Mengenai negeri negeri lainya khususnya indonesia yang mayoritas penduduknya islam, maka seandainya apa yang saya khawatirkan tersebut benar maka tidak menutup kemungkinan di sini hanya sebagian kecil saja yang masih beriman, dan kematian mereka tidak harus dengan angin tersebut. Tentunya ini sudah bisa di prediksikan dengan datangnya dajjal.

saya tidak mengingkari bila allah mengutus angin itu sampai di setiap penjuru dunia. Tetapi masalahnya saya tidak melihat adanya indikasi ke arah itu. Jika kita mau jujur maka hadis riwayat muslim tersebut dari nawas bin sam`an dengan jelas mengindikasikan bahwa syam saja yang akan merasakan lembutnya angin itu.

jika kita lihat dari sisi yang lain, misalnya akan banyaknya gempa yang akan lebih sering terjadi, dan dengan sekala yang mungkin jauh lebih besar, banyaknya huru hara, bencana dan bahkan tsunami yang sangat tidak menutup kemungkinan akan sering terjadi, maka dari situlah akan banyak korban yang melayang. Sekarang kita lihat dari sisi yang lain lagi. Ketika terjadi tsunami di jepang, ternyata dampak tsunami juga sampai di jayapura. Coba anda bayangkan ketika nanti jepang di tenggelamkan, lalu bagaimana besarnya tsunami yang di timbulkanya. Jika tsunami kemarin saja sampai di jayapura, lalu apakah tidak mungkin jika tsunami dari efek penenggelaman jepang itu tidak sanggup untuk melewati pulau jawa. Padahal tsunami itu jauh lebih besar dari yang pernah kita alami, dan mungkin belum pernah terjadi tsunami di masa lalu yang lebih besar dengan tsunami yang akan terjadi tersebut, alasanya karena penenggelaman ini satu dari sepuluh tanda tanda kiamat besar. Maka bisa di tebak sisa manusia yang bisa bertahan hidup nantinya. Ini mungkin bisa menjadi sebab, angin tersebut hanya di utus di wilayah syam saja. Dan untuk mematikan manusia manusia yang masih beriman disini tidak harus dengan angin tersebut. Wallahu a'lam.

tanda kiamat terakhir



TANDA KESEPULUH

sebelum mengkaji tanda yang kesepuluh, saya ingin sedikit mengupas TANDA yang KESEMBILAN. dalam bukunya [Ensiklopedi kiamat hal 191] , doktor umar sulaiman al asyqar mengatakan, adapun mengenai tanda tanda lainya, yakni tiga pembenaman dan kabut, kami tidak mengetahui urutan kejadianya. kami tidak meneumukan nash shahih yang menjelaskan hal itu. wallahu a `lam. apa yang di katakan doktor umar sulaiman al asyqar mengenai tidak adanya hadis yang shahih mengenai urutan tanda tanda kiamat besar yang lain semisal tiga pembenaman dan kabut, maka insya Allah memang benar adanya. tetapi tidak adanya hal itu bukan berarti tidak bisa di ketahui tata urutanya. angapan beliau terbangun karena mengangap munculnya api dari Yaman akan keluar ketika sudah tidak ada lagi umat islam. hal ini karena munculnya Api dari Yaman tersebut akan keluar pada bagian akhir dari seluruh tanda tanda kiamat besar. mengenai munculnya Api dari Yaman yang akan keluar terakhir kali, maka hal itu sudah jelas dan tak perlu di persoalkan. tetapi menganggap Api tersebut muncul ketika sudah tidak ada lagi umat Islam, maka itu yang perlu di persoalkan. alasanya karena Rosulullah telah menegaskan bahwa sepuluh tanda-tanda kiamat besar tersebut akan di alami oleh umat Islam, berikut ini hadisnya

dari Hudzaifah bin Usaid Al Ghifari ia berkata, Rosulullah pernah muncul ke hadapan kami ketika kami sedang berbincang bincang. lalu beliau bertanya, `apakah yang sedang kalian perbincangkan?` mereka (para sahabat) menjawab, kami sedang memperbincangkan hari kiamat. lalu beliau bersabda; sesungguhnya kiamat itu tidak akan terjadi sehingga kalian melihat sepuluh tanda. kemudian beliau menyebut asap, dajjal, dabbah, terbitnya Matahari dari barat, turunya Isa bin Maryam, Ya'juj dan Ma'juj, tiga pembenaman yaitu di timur, di barat dan Jazirah Arab, dan yang terakhir ialah keluarnya Api dari Yaman yang menggiring Manusia ketempat berkumpulnya mereka. Shahih Muslim

yang di maksud kalian tentu saja umat islam. jika dipahami secara harfiah tentu saja akan menampakan kebodohan anda. hadis ini sudah sedemikian jelasnya bahwa seluruh tanda-tanda kiamat besar akan di alami oleh umat Islam. kekeliruan para pengkaji masalah ini terbangun adanya anggapan bahwa Api itu akan mengglobal. inilah letak kekeliruanya maka konsukwensinya menggangap Api tersebut muncul ketika sudah tidak ada lagi umat Islam. penjelasan selengkapnya akan di bahas pada pembahasan berikut ini

TANDA KE SEPULUH KELUARNYA API DARI YAMAN

saya tidak mendapatkan perbedaan di kalangan ahlus sunah bahwa keluarnya api dari yaman adalah tanda kiamat besar yang terakhir kali terjadi dari sepuluh tanda tanda kiamat besar. Tetapi kita akan mendapatkan perbedaan pendapat mengenai kejadian tersebut yang sebagian ulama menganggap kejadian tersebut akan terjadi di akhirat, bukanya di dunia. Di antaranya al ghazali dan al hulaimi yang berpendapat bahwa keluarnya api dari yaman akan terjadi di akhirat.silahkan anda lihat buku yaumul qiyamah karya yusuf wabil hal 409. Di situ di jelaskan alasan sebagian ulama yang mengangap kejadian tersebut terjadi di akhirat dan di jawab dengan jawaban yang cukup. Sebenarnya bagi orang yang sedikit menggunakan akalnya saja dapat membantah pendapat yang aneh tersebut. Dalam hadis riwayat muslim rosulullah mengatakan bahwa kiamat tidak akan terjadi, sebelum kalian melihat sepuluh tanda. Dan diantaranya keluarnya api dari yaman tersebut. Lalu setelah rosulullah mengatakan ini, kenapa mereka mengatakan pendapat yang aneh itu. Walaupun mereka ulama, tetapi dalam hal ini mereka seperti tong kosong berbunyi nyaring.

sekarang akan saya jelaskan lagi satu pendapat yang aneh lagi, walaupun tidak seaneh pendapat di atas. Tetapi pendapat ini, sepertinya di terima secara umum oleh ulama ulama ahlus sunah, bahkan saya tidak mendengar adanya pendapat yang menyelisihi mereka. Walaupun demikian kebenaran harus di ungkapkan walau ada benteng yang kokoh.

seperti yang telah saya utarakan diatas, bahwa keluarnya api dari yaman terjadi pada bagian yang terakhir. Tetapi terakhir disini bukan pada saat menjelang di tiupnya sangkakala yang pada saat itu sudah tidak ada lagi umat islam. Jika anda biasa mengkaji masalah kiamat tentunya akan menganggap pendapatkulah yang aneh. Tetapi tidak ada asap kalau tidak ada api. Dalam beberapa hadis yang shahih ada penjelasan yang sangat terang, bahwa ketika keluar api dari yaman masih ada umat islam, dan bahkan rosululah memberikan arahan jika mengalami saat saat itu.

dari hudzaifah al ghifari ia berkata, rosulullah pernah muncul di hadapan kami ketika kami sedang berbincang bincang. Lalu beliau bertanya, apakah yang sedang kalian perbincangkan? Mereka menjawab, kami sedang memperbincangkan hari kiamat. Lalu beliau bersabda: sesungguhnya kiamat itu tidak akan datang hingga kamu melihat sepuluh tanda sebelumnya. Kemudian beliau menyebut asap.........dan yang terakhir ialah keluarnya api dari yaman yang menggiring manusia ke tempat berkumpulnya mereka. Shahih muslim dengan sedikit di ringkas

di riwayatkan dari ibnu umar mengenai akan keluarnya api itu, para sahabat bertanya, wahai rosululah apakah yang engkau perintahkan kepada kami? Beliau menjawab: hendaklah kamu berkumpul di syam. HR Imam ahmad dan tirmidzi dikutip dari buku yaumul qiyamah hal 415 oleh yusuf wabil

dari hakim bin muawiyah al bahzi dari ayahnya, lalu ia menyebutkan hadisnya yang di situ rosulullah bersabda: disini kamu akan dikumpulkan, disini kamu akan dikumpulkan, disini kamu akan dikumpulkan dengan berkendaraan, ada yang dengan berjalan kaki, dan ada pula yang diseret wajahnya. Ibnu am bukair berkata, lalu beliau menunjuk dengan tangan beliau ke syam seraya bersabda: kesinilah kamu akan dikumpulkan. Musnad imam ahmad dari buku yaumul qiyamah hal 415

dari bahz bin hakim dari ayahnya dari datuknya, ia berkata; saya bertanya, wahai rosulullah, kemanakah engkau perintahkan aku? Beliau menjawab, kesanalah! Dan beliau menunjuk tanganya ke arah syam. Tuhfatul ahwadzi syarah sunan tirmidzi dari buku yaumul qiyamah hal 416

sekarang kita perhatikan hadis yang pertama dulu. Dalam hadis tersebut rosulullah dengan jelas dan tegas mengatakan bahwa kiamat tidak akan datang hingga KALIAN melihat sepuluh tanda, dan tentunya termasuk keluarnya api dari yaman. Kata 'kalian' disini tentu maksudnya umat islam, dan ini membuktikan bahwa keluarnya api tersebut, terjadi ketika masih ada umat islam. Jika kata 'kalian' dipahami secara harfiah, maka itu hanya menunjukan kebodohan anda.

pada hadis yang kedua rosulullah memberikan arahkan kepada para sahabat, agar mereka berkumpul di syam ketika api dari yaman telah keluar. Hal ini membuktikan bahwa ketika hal itu terjadi masih ada umat islam. Seandainya pada saat itu sudah tidak ada lagi umat islam, tentunya rosulullah tidak akan memberikan arahan tersebut. Sedangkan kita yakin bahwa apa yang dikatakan beliau adalah wahyu dari allah, seandainya apa yang yakini selama ini benar, tentu tidak ada hadis hadis seperti itu.

jika pada hadis yang ke tiga di anggap masih samar, tetapi hadis yang kedua sudah jelas mengabarkan ketika hal itu terjadi masih ada umat islam, begitu pula hadis yang pertama. Dan hadis yang ke empat sama halnya dengan hadis yang kedua, jika memang pada saat itu sudah tidak ada lagi umat islam, maka apa artinya rosululah memerintahkan hal itu. Jika dipahami secara harfiah dan jika itu benar, maka sama hal nya anda menganggap allah tidak tau tentang apa yang diwahyukanya. Alasanya allah yang mengetahui kapan kiamat terjadi, tetapi mewahyukan pada rosulullah agar menjelaskan pada para sahabat untuk pergi ke syam. Maka hal itu seakan akan keluarnya api tersebut dimasa mereka.

jika anda sudah memahami apa yang saya jelaskan, maka sekarang akan saya jelaskan apa yang mungkin melatar belakangi pendapat mereka. Salah satu yang mungkin melatar belakangi pendapat para ulama adalah hadis seperti ini.

akan keluar api dari hadhramaut atau laut hadhramaut (yaman) sebelum datangnya hari kiamat yang menumpulkan manusia. Musnad ahmad. Yaumul qiyamah hal 410

dari abu hurairoh dari nabi, beliau bersabda: manusia akan dikumpulkan menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok yang merasa berharap dan takut, adapula yang dua orang menaiki seekor unta, tiga orang naik seekor unta, empat orang naik seekor unta, dan sepuluh orang naik seekor unta, dan sisanya dikumpulkan oleh api yang api itu pada siang hari menyertai mereka ketika mereka tidur siang, dan pada malam hari juga menyertai mereka ketika mereka tidur malam, pada pagi hari pun menyertai mereka, dan pada sore hari juga menyertai mereka. Shahih bukhari

sejauh apa yang saya perhatikan, sepertinya beliau beliau dalam memahami hadis hadis tersebut dan semisalnya memahaminya secara mutlak. Maka dari itu, beliau beliau menganggap keluarnya api dari yaman terjadi pada saat di tiupnya sangkakala atau ketika sudah tidak ada lagi umat islam. Padahal hadis riwayat muslim dengan jelas mengatakan bahwa pada saat itu masih ada umat islam, jika tidak, apa perlunya rosululah mengarahkan untuk pergi ke syam. Dan juga dua hadis diatas secara tersirat dan tersurat menjelaskan bahwa konteks kejadian tersebut hanya terjadi di timur tengah, seperti hadis yang ke dua dan hadis hadis yang lain yang menjelaskan dengan naik unta.

kesimpulanya dengan memahami secara mutlak pada kedua hadis diatas dan hadis hadis yang lain yang semisalnya adalah kekeliruan yang nyata, dan hadis riwayat muslim di atas dan yang lainya telah menyelisihi apa yang selama ini kita aggap sebagai kebenaran.

API ITU AKAN DIBANGKITKAN PADA SAAT KELUARNYA YA`JUJ DAN MA`JUJ

kenapa saya katakan hal itu? Tentu saya punya dalil atau alasan yang melatar belakangi pernyataan itu. Sekarang kita perhatikan hadis berikut ini.

.......kemudian Allah mengutus ya`Juj dan ma`juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Kelompok pertama dari mereka melewati telaga thabariyah lalu meminum airnya. Kemudian kelompok terakhir dari mereka melewati juga telaga thabariyyah tersebut lalu berkata: 'di tempat ini, dulu pernah ada air' kemudian nabi isa dan sahabat sahabatnya terkepung, sehingga kepala sapi jantan milik salah seorang di antara mereka adalah lebih berharga dari uang seratus dinar milik salah seorang dari kalian saat ini. Kemudian isa dan sahabat sahabatnya memohon kepada allah dengan sungguh sungguh, lalu dia mengirimkan kepada mereka ulat ulat di leher leher mereka, yang dengan itu mereka semua mati seperti matinya satu jiwa. Kemudian allah mendaratkan isa dan sahabat sahabatnya di muka bumi, sehingga tiada mereka dapati di muka bumi tempat sejengkal pun melainkan tempat itu telah di penuhi dengan bau busuk mereka. Kemudian isa dan sahabat sahabatnya memohon kepada allah dengan sungguh sungguh. Lalu allah mengirimkan kepeda mereka sekawanan burung yang seperti leher leher unta, kemudian membawa mereka dan menempatkan mereka di tempat yang allah kehendaki. Kemudian allah menurunkan hujan yang merata ke seluruh kota dan desa, lalu hujan tersebut membasahi seluruh bumi sehingga membiarkanya menjadi seperti kolam. kemudian di katakan kepada bumi: tumbuhkanlah tumbuh tumbuhanmu, dan kembalikanlah keberkahanmu. Maka saat itu sekelompok manusia dapat kenyang dengan hanya memakan satu buah delima, dan dapat berlindung diri dengan kulitnya. Susu perahan banyak mengandung berkah. Sampai sampai seekor unta yang deras air susunya bisa mencukupi -kebutuhan minum- segolongan manusia, begitu pula seekor sapi betina yang deras air susunya bisa mencukupi kebutuhan minum satu kabilah, dan juga seekor kambing betina yang deras air susunya dapat memenuhi kebutuhan minum banyak orang. ketika mereka dalam kondisi seperti itu, kemudian allah menghembuskan angin lembut sehingga menghampiri mereka di bawah ketiak ketiak mereka. Dengan itu tercabutlah nyawa setiap mukmin dan muslim. Sehingga tinggalah orang orang yang buruk perangainya, mereka membuat kekacauan di bumi sebagaimana keledai membuat kekacauan, dan di hadapan mereka hari kiamat terjadi. Shahih muslim. Di kutip dari buku yaumul qiyamah hal 77

pada bagian hadis ini (hadis ini hanya sebagian), rosulullah menjelaskan tentang nabi isa yang terkepung oleh ya'juj dan ma'juj. Kemudian setelah allah membinasakanya, allah kemudian mengembalikan keberkahan bumi hingga seperti apa yang di jelaskan hadis tersebut. Ketika mereka dalam keadaan seperti itu, allah mengirimkan angin yang lembut (dalam hadis yang lain lebih lembut dari sutera), yang dengan angin tersebut tercabutlah nyawa setiap mukmin dan muslim (dalam hadis yang lain walaupun mereka memiliki keimanan sekecil biji sawi), dan bahkan seandainya mereka pergi kecelah celah gunung, maka angin tersebut akan menghampirinya dan mencabut nyawanya. Lalu setelah ini tinggalah orang orang yang kafir, yang mana mereka akan berzina di pinggir jalan secara terang terangan dan pada merekalah kiamat akan di bangkitkan.dalam hadis tersebut, setelah allah membinasakan ya`juj dan ma`juj, maka allah akan memuliakan mereka denga rizki yang sangat melimpah, bahkan dalam hadis hadis yang lain di ceritakan bahwa binatang buas akan makan bersama dengan binatang ternak, yang seolah olah mereka adalah pasanganya. Begitu pula rosulullah mengabarkan, bahwa pada itu tumbuhan yang tumbuh seperti tumbuh di masa nabi adam, maka jangan heran bila dalam hadis ini, kulit buah delima cukup untuk melindungi mereka dari sengatan matahari dan turunya hujan. Dan hal ini terus berlangsung hingga allah mengutus angin yang lembut untuk mencabut nyawa mereka semuanya. Jika dilihat dari hadis hadis seperti ini, maka tidak mungkin allah membangkitkan api dari yaman tersebut, kecuali pada saat keluarnya ya'juj dan ma'juj. Apa lagi keluarnya api itu adalah sebuah adzab, sedangkan setelah binasanya jajuj dan majuj tidak ada lagi adzab hingga allah mengutus angin tersebut.

kesimpulanya api dari yaman itu, akan di bangkitkan pada saat keluarnya ya`Juj dan ma`juj, karena tidak mungkin setelah kebinasan mereka dan apa lagi setelah di utusnya angin. Karena sesudah itu yang tinggal hanya orang kafir, sedangkan keluarnya api itu pada saat umat islam masih ada. Walaupun demikian saya tidak meminta kalian untuk sependapat denganku. Silahkan kalian ikuti apa yang kalian yakini. Saya hanya manusia biasa, bukanlah beliau beliau ulama yang berilmu tinggi. Tetapi kebenaran tidak harus datang dari para ulama, kebenaran selamanya tetap kebenaran, ambilah kebenaran bukan dari siapa yang mengatakanya, tetapi lihatlah apa yang dikatakanya. Hikmah dari apa telah saya jelaskan, akan di bahas pada kajian selanjutnya.

dajjal di antara dua nubuwat



DAJJAL DI ANTARA DUA RAMALAN {NUBUWAT}

setelah sekian lama akhirnya saya berketetapan hati untuk menulis tema ini. barangkali akhir zaman memang akan terjadi di masa ini. lagian juga beberapa waktu kemarin hp ku rusak, jadi baru sekarang, alhamdulillah bisa memiliki hp baru walau hanya chinese phones. sekarang ini saya tidak bisa mengkaji tema ini lebih rinci, karena saya juga seperti manusia kebanyakan. ada rasa malas, malas bongkar-bongkar buku, ingin kesana kemari dan lain-lain. walaupun demikian insya Allah masih bisa dipahami, kususnya yang
terbiasa mengkaji atau membaca hadis-hadis tentang tanda-tanda kiamat. bagi yang merasa membutuhkan sesuatu yang lebih jelas, mungkin suatu saat nanti bila Allah menghendaki akan kutulis hadis-hadisnya.


Yang saya maksudkan dalam tema ini> {dajjal di antara dua nubuat} adalah adanya dua sisi nubuat yang menggambarkan sifat atau fisik dari tubuh dajjal. satu sisi, dajjal di kabarkan seperti halnya manusia pada umumnya. dan sisi nubuat yang kedua adalah, dajjal di kabarkan dengan ciri-ciri fisik bertubuh raksasa. kedua konteks nubuat ini hadis-hadisnya shahih, dan saya tidak bercerita dari diskripsi fisik dajjal yang hadis-hadisnya dhaif.


Tidak sedikit hadis-hadis shahih yang mendiskripsikan fisik Dajjal. dari beberapa hadis di kabarkan dajjal berambut kriting/kribo, mata buta sebelah, pincang, dan lain-lain yang semuanya menggambarkan fisik dajjal sebagaimana fisik manusia pada umumnya. ada sebagian orang-orang yang mempercayai bentuk fisik dajjal yang bertubuh raksasa. ini banyak dijumpai dari orang-orang awam dan orang-orang yang bernaung pada satu rumah. mereka tidak menyadari bahwa hadis-hadis yang mendiskripsikan fisik dajjal
tak satu pun ada yang shahih, kecuali yang sifatnya global. andai mereka dihadapkan pada hadis-hadis shahih yang mendiskripskan fisik dajjal sebagaimana manusia pada umumnya, niscaya mereka akan kebingungan.


sekian kali bolak balik baca baca buku adakalanya ada yang terlewat, atau belum paham, termasuk dalam tema ini. adakalanya membaca hadis yang sudah jelas maknanya, namun belum juga paham. hingga adakalanya perlu membaca hadis yang lain yang ada kaitanya dengan hadis yang sulit dimengerti. inilah pelajaran yang saya dapatkan pada tema kali ini. pada buku armagedon karya wisnu sasongko, ada sebuah hadis yang ia nukil dari kitabnya syaikh Al-albani, {kisah al masih dajjal dan turunya Isa untuk membunuhnya}
, dimana dalam hadis yang dibawakanya mengandung kabar tentang peperangan yang dilakukan dajjal.


Dalam peperangan tersebut, Dajjal dan bala tentaranya mengepung pasukan kaum muslimin. hingga akhirnya pada waktu subuh datanglah nabi Isa. dan akhirnya nabi Isa membunuh dajjal, begitu juga kaum muslimin dapat membunuh bala tentara Dajjal dengan izin Allah. namun dalam hadis ini ada kabar dari Rosulullah yang bila di pahami secara mendalam dengan hadis-hadis lainya, maka akan tersingkap suatu penjelasan tersembunyi yang dapat menguraikan ketidak jelasan selama ini.


Yang saya maksudkan disini adalah, bahwasanya dalam shahih Muslim ada hadis yang sebenarnya sangat jelas maknanya, namun karena Rosulullah tidak menjelaskanya secara menyeluruh, akhirnya hadis tersebut kebanyakan dipandang sebelah mata. sepertinya ketika dihadapkan pada hadis itu, membuat setiap para pembacanya seakan akan menakwilkan dari makna yang sesungguhnya, atau paling tidak diam tak mau berbicara mengenai makna yang sesungguhnya, tak terkecuali syaikh Al-albani. {kisah dajjal dan turunya nabi Isa
untuk membunuhnya. pustaka Imam Asy-safii}


Hadis shahih Muslim yang saya bicarakan tersebut adalah,

´´ANTARA PENCIPTAAN ADAM HINGGA HARI KIAMAT TIBA, TIDAK ADA MAHKLUK YANG LEBIH BESAR DARI PADA DAJJAL.


Biasanya ketika sampai pada hadis ini, mereka akan menakwilkanya, dan membawa pemahamanya pada hadis yang lain yang menyebutkan, bahwa ´antara penciptaan Adam hingga hari kiamat tiba, tidak ada fitnah yang lebih besar dari pada fitnah Dajjal´. padahal kedua hadis shahih itu saling berdiri sendiri, dan bermuatan makna yang berbeda pula. adakalanya mereka diam, dan hanya memperbincangkan fisik Dajjal yang seperti manusia pada umumnya. lihat buku "Dajjal sudah muncul dari khurasan"


Sekarang kita kembali pada hadis peperangan dajjal. pada hadis tersebut di ceritakan, ketika kaum muslimin terkepung di pegunungan Syam, ada satu kalimat yang berbunyi "±...... kemudian dajjal mengepung mereka dan turun dengan wujud aslinya". nah, wujud aslinya ini adalah raksasa. kenapa saya katakan demikian? hal ini karena dalam hadis shahih yang lain di ceritakan, ketika dajjal
mengepung kaum muslimin yang saat itu tengah melaksanakan solat subuh berjama'ah di imami oleh nabi Isa, lalu ketika solat telah usai, dan ketika nabi Isa keluar lalu dajjal melihatnya, maka tiba-tiba saja dajjal meleleh seperti garam dalam air. inilah yang dikabarkan oleh Rosulullah, dan itu artinya dajjal pada saat itu bertubuh raksasa, dan saat melihat Isa Ibnu Maryam, dajjal tubuhnya menyusut atau mengecil yang dalam hadis dikatakan seperti garam dalam air. bukankah garam dalam air lama lama akan
menyusut?


Apa lagi Rosulullah telah bersabda, "antara penciptaan Adam hingga hari kiamat tiba, tidak mahkluk yang lebih besar dari Dajjal. shahih Muslim". begitu pula Tamim ad-dari melihat langsung bentuk fisik dajjal yang besar itu, karenanya ia bercerita pada beliau dan akhirnya masuk Islam.

seberapa besarkah fisik Dajjal? jawabnya dengan melihat hadis hang lain akan sedikit tergambar betapa besarnya fisik dajjal. dalam hadis yang shahih Rosulullah bersabda, bahwa tinggi nabi Adam enam puluh/60 hasta. jika kita
analogikan satu hasta 40cm, maka 40cm di kalikan dengan 60 hasta = 24 meter. itulah kurang lebih tinggi nabi Adam. ini baru tinggi nabi Adam, lalu bagaimana tingginya Dajjal yang mana Rosulullah bersabda "antara penciptaan Adam hingga hari kiamat tiba, tidak ada mahkluk yang lebih besar dari Dajjal". jika bapak manusia saja tingginya ±24 meter, lalu bagaimana dengan dajjal?


Hadis ini [yang dibawakan Wisnu Sasongko] , yang mana dinukilkan dari Syaikh Al-albani adalah shahih. beliau berkata: "Hadis ini dikeluarkan oleh Abdurrazzaq {20834} dari Amr bin Abi Sufyan ats-Tsaqafi".

beliau berkata lagi: "Isnad hadis ini merupakan perawi-perawi terpercaya dari jajaran perawi Imam al-Bukhari da. Muslim, kecuali seorang laki-laki dari Anshar. ia tidak disebutkan namanya. Ada kemungkinan ia termasuk Sahabat, sebab ats-Tsaqafi termasuk Tabi'in. ia meriwayatkan hadis dari Abu Musa al-
Asy'ari dan lain-lain. jika demikian adanya, mana sanad hadis ini shahih. sebab, menurut Ahlussunah 'ketidakterkenalan' sahabat itu tidak apa-apa.


Sebelum saya sebutkan hadis ini selengkapnya, ada baiknya saya sebutkan adanya terjemahan yang mencurigakan. seperti yang telah saya sebutkan diawal, bahwasanya pada bagian hadis ini ada kalimat yang kurang lebih terjemahanya "kemudian Dajjal mengepung mereka dan turun dengan wujud aslinya" itulah yang disebutkan Wisnu Sasongko dalam menerjemahkan hadis tersebut. namun lain halnya kitab yang di terjemahkan oleh pustaka Imam Asy-Syafi'i. hadis ini yang pada pada salah satu kalimatnya, Wisnu Sasongko
menerjemahkan seperti yang telah disebutkan, namun lain halnya pustaka Imam Asy-Syafi'i menerjemahkan dengan muatan makna yang berbeda. ada baiknya kita lihat hadisnya berikut ini.


dari salah seorang kaum Anshar, dari sebagian Sahabat Muhammad Shallallahu Alahi Wa Sallam, ia berkata: Suatu ketika Rosulullah bertutur tentang Dajjal, lalu bersabda: "Dajjal akan mendatangi tempat berbatu kota Madinah. kemudian kota Madinah terguncang berikut penduduknya sebanyak tiga kali. dengan itu, keluarlah orang-orang munafik baik laki-laki atau perempuan. kemudian Dajjal pergi menuju Syam, sehingga sampai kesebagian daerah pegununganya. Dajjal mengepung penduduknya. saat itu sebagian kaum muslimin
berlindung ke atas perbukitan dan pegunungan Syam. [kemudian Dajjal dapat mengepung mereka dengan menempati tempat asalnya.] sehingga ketika cobaan dan kegentingan telah berlangsung lama menimpa kaum muslimin, salah seorang di antara mereka kemudian berkata: 'hai sekalian kaum muslimin! hingga kapan kalian dalam keadaan begini, padahal musuh Allah telah menginjakan kaki dibumi kalian? bagi kalian hanya ada dua pilihan; Allah mematikan kalian sebagai syuhada atau memenangkan kalian!' kemudian mereka
bersumpah setia untuk mati-matian berjihad, yang itu diketahui oleh Allah sebagai kejujuran dari diri mereka sendiri. kemudian kegelapan menimpa mereka sehingga tak seorang pun dapat melihat telapak tanganya."

Rosulullah bersabda: "kemudian Isa bin Maryam turun {datang} lalu membuka pandangan mata mereka. Di tengah-tengah mereka ada seorang laki-laki memakai baju besi. mereka lalu bertanya kepadanya: 'Hai hamba Allah, siapakah engkau? ia menjawab: 'saya adalah hamba Allah dan utusanya, ruh-nya,
kalimatnya, bernama Isa bin Maryam. pilihlah oleh kalian satu di antara tiga hal. pertama ; Allah mengirimkan kepada Dajjal dan bala tentaranya adzab dari langit, atau Dia menenggelamkan mereka ke dalam bumi, atau Dia menguasakan senjata kalian dapat menghabisi mereka dan menahan senjata-senjata mereka hingga tidak mengenai kalian. mereka menjawab: ini wahai Rosulullah, yang lebih menentramkan dada dan jiwa kami. ketika itu engkau menyaksikan seorang Yahudi yang besar, tinggi, banyak makan dan minum
ternyata tanganya tidak mampu menggunakan pedangnya karena rasq takut dan gemetar yang di rasakanya. maka kaum muslimin akan datang menghadapi pasukan Dajjal dan mampu mengalahkan mereka. ketika dajjal melihat Isa bin Maryam, menjadi lesu dan layu sebagaimana melelehnya peluru. akhirnya Isa menemukanya lalu membunuhnya.
Kisah Dajjal dan turunya nabi Isa untuk membunuhnya. Pustaka Imam Asy-Safi'i halaman 116 cetakan pertama agustus 2005


kalimat hadis yang saya tandai dalam kurung itilah yang saya lihat agak janggal dengan apa yang diterjemahkan Wisnu Sasongko. teks aslinya "fayuhaa siruhum dajjalu nazzilan biashlihi" saya kira bagi pemulapun, yang baru belajar kamus bahasa Arab, saya yakin dapat memahami kalimat nazzilan biashlihi. jadi rasanya agak aneh bila di terjemahkan "dapat menempati tempat asalnya" bukankah seharusnya "turun dengan [wujud] aslinya" saya khawatir itu bukan karena ketidak tahuan, namun itu karena
bisa jadi ia [penerjemah] tau yang sesungguhnya, namun karena keyakinanya akan fisik dajjal yang seperti manusia pada umumnya saja, maka ia menerjemahkan seperti itu. lagian pula awal cerita tak sesuai bila dirangkai dengan ......dapat menempati tempat asalnya.


begitu pula bagian akhir hadis yang diterjemahkan, ... lesu dan layu disandingkan dengan melelehnya peluru. apa tidak ada kosa kata lain, hingga dajjal yang terkejut melihat Isa bin Maryam di gambarkan mendadak lesu, memangnya dajjal mengidap anemia. begitu juga kosa kata layu, memangnya dajjal itu dedaunan.

sudah jelas dalam shahih Muslim dajjal di ibaratkan seperti garam yang meleleh dalam air ketika melihat Isa bin Maryam. bukankah garam dalam air akan meleleh? itulah penjelasan tersirat dari
Rosulullah mengenai tubuh dajjal yang saat itu turun dengan wujud aslinya, namun ketika tiba-tiba melihat Isa bin Maryam, ia lantas mengecil yang mana Rosulullah mengibaratkan seperti garam yang meleleh dalam air.


Sudah jelas dan pasti dalam shahih Muslim Rosulullah mengabarkan bahwa sejak nabi Adam di ciptakan hingga hari kiamat tiba, tidak ada mahkluk yang lebih besar dari dajjal. sedangkan tinggi nabi Adam mencapai 60 hasta atau ±24 meter bila dianalogikan satu hasta sama dengan 40cm. lalu berapa tinggi dajjal yang mana tak ada mahkluk yang lebih besar darinya? bukankah Tamim ad-dari pernah melihat langsung dajjal dengan wujud aslinya yang saat itu terpenjara di pulau misterius.


P. E. R. H. A. T. I. A. N. ±


ada beberapa riwayat dhaif yang mendiskripsikan besarnya fisik dajjal, walaupun demikian saya kurang sependapat bila riwayat-riwayat itu untuk menafsirkan hadis shahih mengenai besarnya fisik Dajjal. bahkan ada satu riwayat yang mendiskripsikan betapa besarnya fisik Dajjal. dalam riwayat tersebut digambarkan Dajjal masuk kedalam laut, namun dalamnya lautan tak sampai menenggelamkan Dajjal, kecuali hanya sebatas pinggangnya.